Jakarta – Empat orang pemuda diamankan oleh aparat kepolisian di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Selasa (10/2/2026) dini hari. Mereka diduga hendak terlibat dalam aksi tawuran dan kedapatan membawa senjata tajam.
Penangkapan Saat Patroli Rutin
Penangkapan keempat pemuda ini dilakukan saat anggota Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim Presisi Polres Metro Jakarta Timur tengah melaksanakan patroli rutin yang ditingkatkan. Patroli ini difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya tawuran.
Saat melintas di wilayah Pulogadung, petugas mendapati dua sepeda motor yang berboncengan dengan gerak-gerik mencurigakan sekitar pukul 02.40 WIB. Setelah dilakukan pengejaran dan pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan empat pemuda beserta satu bilah senjata tajam jenis celurit. Turut diamankan pula sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran.
Upaya Pencegahan Dini
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menegaskan bahwa patroli preventif merupakan langkah krusial dalam menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, setiap indikasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama yang melibatkan senjata tajam dan kelompok remaja, harus dicegah sejak dini.
Keempat pemuda yang diamankan selanjutnya dibawa ke Polsubsektor KIP Pulo Gadung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Program Jaga Jakarta Efektif
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menambahkan bahwa patroli serupa terus digencarkan sebagai upaya menekan angka tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan yang kerap terjadi di wilayah Jakarta Timur. Kehadiran aparat pada jam-jam rawan dinilai efektif dalam mencegah potensi bentrokan yang dapat membahayakan keselamatan warga.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Jaga Jakarta, inisiatif Kapolda Metro Jaya untuk menekan potensi kejahatan jalanan secara berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman,” ujar Budi Hermanto, Selasa (10/2/2026).
Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan kejahatan serta menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Jakarta.






