Wakil Ketua Komisi III DPR, Rano Alfath, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurut Rano, inisiatif Polri ini menunjukkan keselarasan dengan kebijakan Asta Cita yang diusung pemerintah.
Dukungan Polri untuk Program Prioritas Nasional
Rano Alfath menyatakan bahwa pembangunan SPPG oleh Polri merupakan wujud nyata penangkapan visi besar pemerintah yang diterjemahkan secara konkret oleh institusi negara. Ia menekankan bahwa program MBG yang didukung Polri ini langsung menyentuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya anak-anak.
“Inisiatif langkah nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya anak-anak kita. Polri tetap solid menjalankan tugas menjaga keamanan, dan pada saat yang sama ikut mengambil peran dalam memastikan pemenuhan gizi sebagai fondasi pembangunan bangsa,” ujar Rano saat dikonfirmasi pada Jumat, 13 Februari 2026.
Investasi Jangka Panjang untuk Indonesia Emas 2045
Bendahara Fraksi PKB ini menambahkan, kualitas generasi muda saat ini sangat menentukan kekuatan Indonesia di masa depan. Dengan menempatkan isu gizi sebagai prioritas, Rano menilai negara sedang melakukan investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada kawan-kawan Polri di seluruh Indonesia yang sudah bekerja keras menghadirkan program ini. Kehadiran SPPG ini memperlihatkan komitmen nyata dan kepedulian yang tulus terhadap masa depan anak-anak Indonesia,” tuturnya.
Presiden Prabowo Ungkap Kebahagiaan atas Inisiatif Polri
Dalam pidatonya di SPPG Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat pagi, Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan rasa bahagia dan puas atas inisiatif Polri dalam membangun SPPG. Prabowo mengapresiasi Polri yang membantu program MBG tanpa melupakan tugas pokoknya.
“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, saya merasa gembira, saya merasa puas hati karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif, mungkin di suatu bidang yang seolah-olah tidak melupakan tugas pokoknya, tetapi pimpinan Kepolisian Negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujar Prabowo.






