Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua orang terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) berinisial NHW (33). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di rumah kontrakannya di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Polisi Mendalami Motif Pembunuhan
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa kedua pelaku telah berhasil diamankan. “Sementara dalam kasus tersebut ada tindakan kekerasan. Nah artinya korban ini dibunuh oleh beberapa orang. Kami mendalami kalau enggak salah kemarin pelakunya ada dua orang ya, masih dua orang. Nah ini kami coba dalami dari pihak Subdit Jatanras Polda Metro Jaya,” ujar Budi kepada wartawan pada Minggu (8/2/2026).
Budi menambahkan bahwa penyelidikan mendalam terkait motif di balik pembunuhan tersebut masih terus dilakukan. “Memang pelaku sudah diamankan oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Metro Jaya. Ini masih proses (pendalaman) terkait tentang apa motifnya,” jelasnya.
Untuk menenangkan masyarakat, Budi meminta agar tidak ada kekhawatiran berlebih karena pelaku sudah berada dalam penanganan polisi. Ia berjanji akan terus memberikan perkembangan informasi terkini mengenai motif, kronologi, dan alasan pelaku melakukan tindakan keji tersebut. “Jadi warga jangan berpikir lagi bias, ada rasa kekhawatiran bahwa pelaku belum diamankan. Kami akan meng-update kepada teman-teman sekalian tentang motif, terus bagaimana yang bersangkutan, terus atas dasar apa melakukan pembunuhan terhadap jenazah yang ditemukan di kontrakan kemarin,” tuturnya.
Kronologi Penangkapan Pelaku
Kedua pelaku pembunuhan NHW diketahui berinisial AR dan AA. Mereka berhasil ditangkap di sebuah warung yang berlokasi di Jalan Argabinta, Kampung Pasir Nungkuh, Desa Bojong Kaso, Kecamatan Argabinta, Kabupaten Cianjur, pada Jumat (6/2) sekitar pukul 05.40 WIB.
Awal Mula Penemuan Jenazah Korban
Sebelumnya, Kombes Budi Hermanto telah membenarkan adanya penemuan mayat korban. Jasad NHW pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, seorang wanita berinisial SR, pada Rabu (4/2) pagi. Penemuan ini berawal dari kecurigaan SR karena korban tidak masuk kerja selama beberapa hari dan ponselnya tidak dapat dihubungi.
Mencoba mencari tahu, SR mendatangi kontrakan korban yang beralamat di Jalan Setia 2 Gang H Enting RT 04 RW 006, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. SR kemudian meminta bantuan pemilik kontrakan untuk membuka kamar korban menggunakan kunci serep. Saat pintu dibuka, mereka menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
“Saat dibuka pintu kontrakan, didapati korban sudah meninggal dunia dengan posisi telentang berselimut dan kondisi tubuh menghitam,” ungkap Budi Hermanto.






