Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus memantau perkembangan kasus seorang warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan oleh kepolisian Norwegia. Penahanan ini dilakukan menyusul insiden kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa dua lansia di daerah Hardstad, Norwegia, pada Selasa (27/1/2026).
Kronologi Kecelakaan di Jalan Raya E10
Kecelakaan tragis tersebut terjadi di jalan raya E10, selatan Elvemokrysset, kotamadya Tjeldsund di Sør-Troms, sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Berdasarkan informasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Oslo, insiden ini melibatkan dua kendaraan dan total tujuh orang. Kondisi jalan dilaporkan tertutup salju dengan suhu beberapa derajat di bawah nol.
Mobil yang dikemudikan oleh WNI berusia 50 tahun tersebut dilaporkan terlempar dan berakhir di arah berlawanan. Di dalam mobil tersebut terdapat empat orang, semuanya berasal dari Indonesia. Mereka sedang dalam perjalanan dari Tromsø menuju Lofoten, dengan pemberhentian di Narvik.
Dua Lansia Meninggal Dunia
Akibat kecelakaan ini, dua wanita warga negara Norwegia meninggal dunia. Keduanya berusia 70-an, satu berasal dari Sandnes di Rogaland, dan satu lagi dari Harstad. Seorang wanita ketiga, yang juga berasal dari Harstad, mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Norwegia Utara di Harstad. Ketiga korban yang meninggal dan terluka tersebut diketahui memiliki hubungan keluarga.
Upaya Kemlu dan KBRI Oslo
Juru bicara Kemlu, Vahd Nabyl, menyatakan bahwa KBRI Oslo telah berkomunikasi dengan para WNI yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Kemlu juga terus memantau WNI yang ditahan untuk memastikan hak-hak hukumnya terjamin selama proses hukum di Norwegia.
“Dan juga dengan pihak kepolisian setempat untuk memantau kondisi dan menjamin hak-hak hukum termasuk pendampingan pengacara,” ujar Vahd Nabyl, Sabtu (31/1/2026).
Pihak kepolisian Norwegia, melalui kepala kepolisian di Harstad, Ronny Kristoffersen, menjelaskan bahwa para penumpang mobil yang terlibat kecelakaan telah dipulangkan dari rumah sakit. Tim investigasi kecelakaan dari Administrasi Jalan Raya Norwegia telah dilibatkan untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.






