Berita

Ketum MUI Anwar Iskandar Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Sebut Manfaatnya Terasa

Advertisement

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar menyatakan dukungan penuh agar institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden RI. Menurutnya, posisi tersebut sudah terbukti memberikan manfaat yang baik bagi penjagaan keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum di Indonesia.

Dukungan Penuh untuk Polri di Bawah Presiden

Pernyataan dukungan ini disampaikan oleh KH Anwar Iskandar dalam sebuah keterangan tertulis pada Rabu, 28 Januari 2026. “Dengan segala kerendahan hati, keikhlasan, dan penuh tawakal kepada Allah SWT, bersama ini saya Muhammad Anwar Iskandar, Ketum MUI, menyatakan mendukung sepenuhnya Polri di bawah presiden dan bukan yang lain,” ujar Anwar Iskandar.

Ia menambahkan bahwa posisi Polri yang langsung berada di bawah presiden dinilai sangat ideal. “Posisi ini adalah sesuatu yang sangat ideal dan yang selama ini sudah kita rasakan kemaslahatan dan kemanfaatan yang baik dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum di NKRI,” jelasnya.

Doa untuk Institusi Polri

KH Anwar Iskandar juga turut mendoakan agar institusi Polri senantiasa diberikan perlindungan dan bimbingan dari Allah SWT. “Mari kita bersama-sama mendoakan agar Kepolisian RI senantiasa berada dalam lindungan, bimbingan, dan rida Allah SWT untuk membersamai Presiden dan kita semuanya, menjaga negara dan bangsa ini menuju satu masyarakat yang maju, yang modern yang diridai oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Advertisement

Penolakan Usulan Polri di Bawah Kementerian

Dukungan ini sejalan dengan pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menolak usulan agar Polri berada di bawah kementerian. Jenderal Sigit berpendapat bahwa posisi Polri saat ini sudah ideal dan menjadikannya sebagai alat negara yang efektif.

“Mohon maaf, Bapak-bapak, Ibu-ibu sekalian, kami tentunya institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus, karena bagi kami posisi institusi Polri seperti saat ini adalah posisi yang sangat ideal. Kita bisa menjadi alat negara yang betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Jenderal Sigit dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR pada Senin, 26 Januari 2026.

Ia juga menekankan bahwa berada langsung di bawah presiden memungkinkan Polri bergerak lebih cepat tanpa terhalang birokrasi kementerian. “Di satu sisi, kita betul-betul bisa berada langsung di bawah Bapak Presiden sehingga pada saat Presiden membutuhkan kami, maka kami bisa bergerak tanpa harus ada kementerian, kementerian ini menimbulkan potensi matahari kembar menurut saya,” tambahnya.

Advertisement