Jakarta – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong pembentukan organisasi masyarakat yang fokus pada isu persaingan usaha guna memperkuat kerja sama lintas negara di kawasan ASEAN. Langkah ini diambil seiring semakin menguatnya integrasi ekonomi regional dan kebutuhan mendesak akan penegakan hukum persaingan usaha yang efektif.
Peran Strategis Organisasi Masyarakat
Ketua KPPU, M Fanshurullah Asa, menyatakan bahwa peran serta masyarakat sangat krusial dalam mencapai tujuan rencana strategis ASEAN bidang persaingan usaha 2026-2030, yaitu menciptakan pasar yang adil di kawasan. Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan delegasi mantan Anggota KPPU Periode I dan Dewan Penasihat ASEAN Competition Institute (ACI), Soy M Pardede, di Gedung KPPU, Jakarta, pada Rabu (21/1/2026).
“Indonesia harus tetap bisa menjadi contoh negara dengan pertumbuhan persaingan usaha yang signifikan. Termasuk dalam mendorong peran serta masyarakat untuk turut andil guna mendukung tujuan di Kawasan,” ujar Fanshurullah. Ia menambahkan, inisiatif Soy M Pardede, yang merupakan figur penting bagi perkembangan persaingan usaha di ASEAN, sangat krusial dalam membantu Indonesia mengembangkan kawasan ASEAN yang kompetitif.
Pengembangan Kebijakan dan SDM
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula peran strategis organisasi masyarakat sebagai institusi pendukung pengembangan kebijakan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang persaingan usaha di ASEAN. KPPU mencatat telah berkembang berbagai organisasi masyarakat di Indonesia yang berfokus pada isu persaingan usaha, seperti AMCO, FCN, ICLA, dan FDPU.
Melalui ACI, institut yang diinisiasi sejak 2008 untuk kepentingan Indonesia dan Asia Tenggara, KPPU menilai positif kontribusinya dalam menciptakan kawasan yang kompetitif. KPPU mendorong agar ACI dapat dikelola secara profesional, memiliki keberlanjutan jangka panjang, serta memperluas jejaring kerja sama dengan otoritas persaingan usaha di negara-negara ASEAN dan mitra internasional lainnya.
Lebih lanjut, KPPU mendorong ACI untuk aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan mantan pimpinan otoritas persaingan usaha, pelaku usaha, serta kalangan akademisi di ASEAN. Upaya ini dinilai strategis untuk memperjelas posisi dan peran kelembagaan organisasi, sekaligus memperkuat legitimasi dan kepercayaan dalam menjalin kerja sama di tingkat regional dan global.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua ACI yang juga mantan Ketua KPPU tahun 2015, M Syarkawi Rauf.





