Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan perdana ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah resmi menjabat sebagai presiden. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo mendengarkan paparan dari Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuldjono dan memberikan sejumlah koreksi terkait desain hingga fungsi bangunan. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan persnya kepada wartawan di Malang, Jawa Timur, pada Selasa (13/1/2026).
Koreksi untuk Percepatan Pembangunan
Koreksi tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat internal yang dihadiri oleh beberapa menteri pada Selasa pagi. “Bersama dengan beberapa menteri untuk tadi pagi mendapatkan update dari ketua OIKN berkenaan dengan progress pembangunan Ibu Kota Nusantara kita,” ujar Prasetyo Hadi.
Prasetyo Hadi menekankan komitmen kuat Presiden Prabowo untuk mempercepat pembangunan IKN, khususnya pada gedung-gedung yang akan digunakan oleh lembaga yudikatif dan legislatif. Ia berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat rampung pada tahun 2028. “Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk percepatan proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif yang harapannya bisa selesai di tahun 2028,” jelasnya.
Dalam rapat internal tersebut, Prabowo, menurut Prasetyo Hadi, memberikan masukan kritis mengenai aspek desain dan fungsi bangunan. Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa koreksi yang diberikan bersifat konstruktif, bertujuan untuk perbaikan dan percepatan pembangunan. “Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap pertama, misalnya, mengenai desain, mengenai fungsi dan diminta terus menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki,” kata Prasetyo Hadi. “Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan,” tambahnya.
Rangkaian Kunjungan Presiden di Kalimantan
Presiden Prabowo Subianto tiba di IKN pada Senin (12/1/2026) sore. Kedatangannya ke IKN merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya di Kalimantan. Sebelumnya, Presiden meresmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan meninjau kilang terintegrasi atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur. Setelah rangkaian kegiatan tersebut, Presiden Prabowo bermalam di kawasan IKN.






