Berita

Longsor Perbukitan Menoreh Borobudur, Akses Antardesa Terputus Akibat Hujan Deras

Advertisement

Bencana tanah longsor melanda wilayah Perbukitan Menoreh, tepatnya di Dusun Tanjung, Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, pada Senin (12/1/2026) sore. Peristiwa ini menyebabkan terputusnya akses jalan antardesa yang vital bagi warga setempat.

Longsor Dipicu Hujan Deras

Menurut salah seorang warga Dusun Tanjung, Susilo Fajar Prasetyo (33), longsor terjadi akibat hujan deras yang disertai angin kencang. “Hujan deras disertai angin kencang. Pukul 15.00 WIB, mungkin kejadian longsor ini,” ujar Susilo, mengutip informasi yang beredar di media lokal.

Lokasi longsor merupakan lahan pertanian warga dengan ketinggian tebing sekitar 4 hingga 5 meter dan lebar mencapai 10 hingga 15 meter. Lebih lanjut, Susilo menambahkan bahwa titik longsor di Desa Ngadiharjo juga berdampak pada rumah kepala dusun setempat, Sriwoto. “Selain jalur yang ini, ada rumah tempatnya Pak Kadus, Pak Sriwoto (tebing longsor),” tuturnya.

Penanganan Terkendala Medan

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magelang, M Mansyur Wachdani, menyatakan bahwa penanganan longsor tersebut tidak memungkinkan menggunakan alat berat. Hal ini berdasarkan hasil asesmen lapangan dan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Pemerintah Desa Ngadiharjo.

Advertisement

“Penanganan tanah longsor di Dusun Tanjung, Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, yang menutup akses jalan tidak dimungkinkan menggunakan alat berat. Hal tersebut disebabkan kondisi medan dan akses jalan yang sulit sehingga tidak dapat dijangkau oleh alat berat,” jelas Mansyur.

Kondisi ini menyulitkan upaya pemulihan akses jalan dan penanganan material longsor yang menutupi jalur antardesa.

Advertisement