Jeddah – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, dijadwalkan akan melaksanakan ibadah umrah di Makkah setelah sebelumnya melakukan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berencana memanjatkan doa khusus untuk keluarga dan seluruh masyarakat Indonesia.
Perjalanan Ziarah dan Menuju Makkah
Megawati Soekarnoputri telah menyelesaikan rangkaian ziarahnya ke makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi pada Rabu (11/2). Sehari berselang, Megawati beserta rombongan bertolak dari Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz International di Madinah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Rombongan Megawati didampingi oleh putranya, M Prananda Prabowo beserta istri, Nancy Prananda, serta putrinya yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani.
Setibanya di Jeddah pada Kamis siang waktu setempat, Megawati dan keluarga disambut oleh Konsul Jenderal RI Jeddah, Yusron B Ambary. Turut hadir pula Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, dan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia yang juga merupakan Ketua DPP PDIP bidang Agama (non-aktif), Zuhairi Misrawi.
“Selamat datang kembali di Jeddah, bu,” sapa Konjen Yusron kepada Megawati yang tampil anggun mengenakan abaya hitam dan hijab putih, pada Kamis (12/2/2021).
Di lounge Royal Terminal, rombongan menyaksikan tayangan televisi yang menampilkan suasana ibadah di Masjidil Haram. Setelah berbincang singkat, mereka melanjutkan perjalanan menuju Makkah.
Doa untuk Bangsa dan Ideologi Pancasila
Zuhairi Misrawi mengonfirmasi bahwa Megawati bersama Prananda dan Puan akan melaksanakan ibadah umrah di Masjidil Haram pada 14 Februari mendatang. Ia menambahkan bahwa tahun sebelumnya, Megawati juga telah menunaikan ibadah umrah bersama Puan dan Mohammad Rizki Pratama (Tatam).
Dalam ibadah umrah kali ini, Megawati dan keluarga akan memfokuskan diri untuk berdoa bagi para pendahulu, keluarga besar PDIP, serta bangsa Indonesia. “Selama umrah, Megawati dan keluarga akan fokus beribadah dan berdoa untuk Bung Karno, Ibu Fatmawati, Taufiq Kiemas, Surindro Supjarso, keluarga besar PDI Perjuangan, dan bangsa Indonesia,” ujar Zuhairi.
Ahmad Basarah turut menyampaikan hal senada. Ia mengungkapkan bahwa Megawati akan mendoakan agar Indonesia senantiasa teguh pada prinsip gotong royong. “Ibu Megawati mendoakan kita semua, bangsa Indonesia agar teguh pada ideologi Pancasila dengan memupuk gotong royong dalam bingkai kebangsaan,” tutur Basarah.
Penutup Kunjungan Kerja Internasional
Ibadah umrah ini sekaligus menandai penutupan rangkaian kunjungan kerja Megawati ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Sebelumnya, Megawati telah menghadiri kegiatan Zayed Award 2026, melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota UEA, serta menerima penganugerahan Doktor Honoris Causa dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University di Riyadh.
Basarah menambahkan bahwa dalam setiap kunjungan internasionalnya, Megawati selalu mengangkat Pancasila ke panggung dunia. “Pancasila menjadi magnet ideologis dalam peta geopolitik saat ini. Sebab itu, doa untuk kemajuan Indonesia melalui keteguhan pada ideologi Pancasila diharapkan dapat menumbuhkan keyakinan bersama dalam membangun Indonesia,” pungkas Basarah.






