Berita

Mendagri Tito Karnavian Tinjau Jembatan Pascabencana di Bireuen, Dorong Percepatan Rehabilitasi

Advertisement

Bupati Bireuen, Muhklis, mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam peninjauan langsung infrastruktur jembatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Kamis (22/1/2026). Peninjauan ini dilakukan dalam kapasitas Tito Karnavian sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi jembatan yang terdampak bencana dan mendorong percepatan penanganan di wilayah tersebut.

Kondisi Bireuen Pasca-Bencana

Menurut Kasatgas Tito, kondisi Kabupaten Bireuen secara umum terpantau cukup baik, terutama di kawasan perkotaan. Namun, masih ada beberapa titik yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

“Saya tadi dari Pidie Jaya, sekarang ke Bireuen. Di Bireuen, saya sudah diskusi dengan Pak Bupati, Alhamdulillah kotanya bagus. Tidak terdampak seperti di tempat lain,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).

Meskipun demikian, Tito mengakui masih ada wilayah yang tertutup lumpur, termasuk di beberapa jembatan. Perbaikan jembatan tersebut saat ini sedang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Rencana Tindak Lanjut dan Dukungan Anggaran

Tito Karnavian berencana untuk berdiskusi lebih lanjut dengan Menteri PU Dody Hanggodo mengenai penanganan jembatan-jembatan di Kabupaten Bireuen. Selain itu, ia juga membahas strategi pembersihan rumah dan lorong yang tertutup lumpur.

“Kedua adalah saya sampaikan bagaimana cara, ide, untuk membersihkan rumah-rumah, lorong-lorong yang tertutup. Perlu alat berat, (alat) yang setengah berat, namanya semi berat ya, dalam jumlah yang cukup banyak. Supaya bisa masuk ke rumah-rumah penduduk,” jelasnya.

Advertisement

Mendagri menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh langkah-langkah pembersihan tersebut. Ia meminta Bupati Bireuen untuk menyampaikan kebutuhan yang diperlukan demi percepatan proses pembersihan.

“Prinsip saya akan mendukung penuh. Di samping itu kan, anggaran (TKD) untuk daerah pun, di Aceh kan sudah dikembalikan. Oleh Bapak Presiden pun sudah setuju dikembalikan,” terangnya.

Lebih lanjut, Tito menambahkan bahwa Presiden telah menyetujui penguatan anggaran untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hal ini dilakukan agar daerah memiliki keuangan yang cukup untuk penanganan bencana.

“Supaya daerah memiliki keuangan yang cukup untuk penanganan bencana ini,” tutupnya.

Advertisement