Berita

Menteri ATR/BPN Serahkan 3.922 Sertifikat Aset DKI Rp 102 T, Pecahkan Rekor MURI

Advertisement

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyerahkan 3.922 sertifikat aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan nilai total mencapai Rp 102 triliun. Penyerahan ini tercatat sebagai rekor nasional dan resmi dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

Rekor Nasional Sertifikasi Aset

Acara penyerahan sertifikat berlangsung di Masjid Hasyim Ashari, Jakarta Barat, pada Jumat (13/2/2026). Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Ribuan sertifikat yang diserahkan merupakan Barang Milik Daerah (BMD) yang selama puluhan tahun belum memiliki kepastian hukum.

“Alhamdulillah hari ini kami dari Kementerian ATR/BPN menyerahkan sertifikat sebanyak 3.922 bidang yang kalau divaluasi nilainya itu adalah Rp 102 triliun. Ini BMD yang sudah berpuluh-puluh tahun tidak terurus atau belum mempunyai kepastian hukum,” ujar Nusron Wahid.

Menurut Nusron, proses sertifikasi ini memberikan kepastian status kepemilikan lahan (land tenure) dan mempermudah pencatatan dalam sistem informasi serta manajemen aset pemerintah daerah. Ia memastikan seluruh bidang yang diserahkan telah berstatus clean and clear milik Pemprov DKI.

Harapan untuk Daerah Lain

Menteri ATR/BPN mengapresiasi keseriusan jajaran Pemprov DKI Jakarta dalam merapikan administrasi aset. Ia berharap langkah ini dapat ditiru oleh daerah lain yang masih memiliki banyak aset belum bersertifikat dan kerap menjadi temuan audit.

“Ini bisa ditiru provinsi lain. Masih banyak aset daerah yang berantakan, belum tercatat, sebagian diduduki masyarakat, ada juga dobel klaim antara pemda, BUMN, pemerintah pusat, bahkan TNI/Polri,” jelasnya.

Advertisement

Nusron menambahkan, jumlah dan nilai sertifikat yang diserahkan menjadi yang terbesar secara nasional hingga dicatat oleh MURI. “Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas kesungguhan dan keseriusan daripada Pemprov DKI di bawah Gubernur Mas Pramono Anung, dan kami berharap ini karena masuk MURI, karena nilainya dan jumlahnya ini terbanyak, sertifikat terbanyak se-Indonesia dengan nilai yang paling gede se-Indonesia sampai dicatatkan dalam MURI,” pungkasnya.

Fondasi Kota Global

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasinya atas kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dan Pemprov DKI dalam menuntaskan sertifikasi ribuan aset tersebut. Ia menilai kepastian administrasi pertanahan merupakan salah satu fondasi penting bagi Jakarta sebagai kota global.

“Ini tidak mungkin terjadi tanpa kerja sama yang sungguh-sungguh antara ATR/BPN dan Pemprov DKI Jakarta. Ini role model dan mudah-mudahan menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Pramono.

Pramono menegaskan bahwa seluruh aset yang telah disertifikatkan memiliki nilai strategis bagi DKI, mencakup jalan, gedung, sekolah, rumah dinas, hingga fasilitas umum lainnya. Oleh karena itu, pengamanan aset daerah menjadi prioritas.

Simak juga video: Nusron: Anggaran ATR/BPN Sudah Terpakai Rp 4,79 Triliun

Advertisement