Pergerakan tanah melanda Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (30/1/2026). Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung dalam durasi lama, menyebabkan 11 rumah warga mengalami kerusakan.
Detail Kerusakan dan Dampak
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, kontur tanah yang labil di wilayah tersebut memperparah dampak pergeseran tanah. “Dikarenakan hujan dengan durasi yang cukup lama serta kontur tanah yang labil, mengakibatkan pergeseran tanah di wilayah tersebut yang berdampak pada bangunan rumah warga,” jelas Adam dalam keterangannya pada Sabtu (31/1/2026).
Tim BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan asesmen kebencanaan di lokasi kejadian. Hasil investigasi menunjukkan 11 unit rumah mengalami kerusakan ringan akibat pergerakan tanah. Sebanyak 57 warga terdampak langsung oleh kejadian ini. Namun, Adam memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Potensi Kerusakan Lebih Lanjut
Saat ini, retakan pada bangunan rumah warga belum diperbaiki. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerusakan yang lebih parah jika hujan kembali turun. “Untuk saat ini retakan bangunan pada rumah belum di perbaiki, dan dikhawatirkan saat hujan turun kembali mengakibatkan kerusakan yang lebih parah,” ujar Adam.
Adam menekankan bahwa penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait sangat diperlukan untuk mencegah meluasnya pergerakan tanah dan potensi kerusakan yang lebih besar di masa mendatang.






