Berita

Pesawat Smart Air Ditembak di Papua Selatan, Pintu Terbuka dan Kaca Jendela Pecah

Advertisement

Pesawat Smart Air mengalami kerusakan parah setelah ditembaki oleh orang tidak dikenal (OTK) saat hendak mendarat di Bandara Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Insiden tragis ini merenggut nyawa dua pilot, Egon Erwan dan Baskoro. Kondisi pesawat pasca-penembakan menunjukkan kerusakan signifikan.

Kerusakan Pesawat yang Mencolok

Berdasarkan pantauan di lokasi, pintu penumpang dan pilot pesawat Smart Air dalam keadaan terbuka. Tiga kaca jendela pesawat dilaporkan pecah, terdiri dari satu kaca di bagian depan kokpit dan dua kaca di area penumpang. Selain itu, ditemukan lubang yang diduga bekas tembakan pada bagian sayap dan badan pesawat. Bahan bakar pesawat juga terlihat menetes dari bagian sayap.

Pesawat nahas tersebut kini terparkir di area Bandara Korowai.

Suasana Mencekam dan Upaya Penyelamatan Diri

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani, membenarkan kondisi pesawat dan suasana mencekam yang terjadi di Bandara Korowai akibat aksi penembakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa para penumpang segera berupaya menyelamatkan diri ke arah hutan terdekat begitu mendengar suara tembakan.

Advertisement

“Mendengar tembakan, para penumpang langsung berupaya menyelamatkan diri ke arah hutan di sekitar lokasi. Dalam situasi kacau tersebut, pilot dan co-pilot berusaha menyelamatkan diri menyusul penumpang, namun keduanya ditembak saat berada di area landasan,” ujar Brigjen Faizal Ramadhani.

Nasib nahas menimpa pilot dan kopilot yang tewas tertembak saat mencoba mengikuti jejak para penumpang untuk menyelamatkan diri.

Advertisement