Berita

Pidato Prabowo di WEF Davos 2026: Jaminan Kepastian Hukum untuk Investor Indonesia

Advertisement

Davos – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia untuk terbuka terhadap penanaman modal dari sektor swasta, termasuk investasi asing. Dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) Annual Meeting Davos 2026 pada Kamis (22/1) lalu, Prabowo menjamin bahwa pemerintah akan memberikan kepastian dan penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu.

Apresiasi dari Wakil Ketua MPR

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, mengapresiasi pidato Presiden Prabowo tersebut. Menurutnya, pidato itu mencerminkan tekad kuat Indonesia untuk menarik investasi yang tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga berdampak positif bagi kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan lingkungan.

“Dalam pidatonya Presiden Prabowo menegaskan negara yang menjunjung tinggi supremasi hukum adalah negara yang akan menjadi tujuan investasi yang kredibel. Artinya Presiden Prabowo menegaskan bahwa investasi itu harus berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan rakyat,” tegas Eddy dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

Angin Segar bagi Investor

Eddy Soeparno menambahkan, pidato Presiden Prabowo menjadi angin segar bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia. Presiden Prabowo menjamin penegakan hukum tanpa kompromi terhadap korupsi dan praktik ilegal di berbagai sektor ekonomi.

“Komitmen ini tepat disampaikan di World Economic Forum Davos dimana stakeholders dan investor global dari berbagai sektor hadir,” ungkapnya.

Advertisement

Pentingnya Konsistensi Kebijakan

Lebih lanjut, Eddy menekankan pentingnya lembaga dan kementerian terkait untuk menjalankan arahan Presiden Prabowo. Ia menyoroti perlunya kepastian hukum bagi investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia, termasuk kebijakan dan peraturan yang konsisten, koheren, dan tidak berubah-ubah secara mendadak.

“Termasuk yang pernah kami sampaikan dalam berbagai forum adalah kebijakan dan peraturan yang konsisten, koheren dan tidak mendadak berubah-ubah sehingga mengganggu iklim investasi di Indonesia,” ujarnya.

Dorongan Investasi Energi Terbarukan

Sebagai Doktor Ilmu Politik UI, Pimpinan MPR, dan Anggota DPR, Eddy Soeparno menyatakan terus mendorong masuknya investasi, khususnya di bidang energi terbarukan. Ia menyebutkan upaya-upaya legislasi yang sedang berjalan.

“Kami terus mendorong pengesahan RUU Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBET), UU Migas, UU Kelistrikan dan percepatan pembahasan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim sebagai upaya memberikan kepastian hukum bagi investor khususnya di bidang energi terbarukan,” tutupnya.

Advertisement