Jakarta – Jajaran Polres Metro Jakarta Barat, Kodim 0503/Jakarta Barat, dan Pemerintah Kota Jakarta Barat menggelar kerja bakti massal di bantaran Kali Mookervart pada Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkut sampah yang menumpuk di sepanjang aliran sungai demi mengantisipasi potensi banjir.
Tindak Lanjut Arahan Presiden dan Kapolri
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya Bennyahdi menyatakan bahwa kegiatan bertajuk ‘Jaga Jakarta+ Bersih’ ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman bagi warga.
“Kerja bakti bukan sekadar membersihkan saluran air, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga Jakarta Barat tetap bersih, sehat, dan aman bagi seluruh warganya,” ujar Twedi.
Apel Gabungan dan Ribuan Personel
Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Barat Ibu Iin Mutmainnah. Ia didampingi oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi dan Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan. Sebanyak 1.036 personel gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dan pemerintah kota turut serta dalam aksi bersih-bersih ini.
Dalam sambutannya, Wali Kota Iin Mutmainnah menekankan bahwa kerja bakti massal ini merupakan respons langsung terhadap instruksi presiden. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai elemen dalam menjaga kebersihan kota.
Foto: dok. Istimewa
Fokus pada Saluran Air dan Pencegahan Banjir
Salah satu fokus utama dalam agenda bersih-bersih ini adalah mengoptimalkan fungsi saluran pembuangan air menuju drainase makro dan sungai. Hal ini sangat penting dilakukan di titik-titik yang rawan tergenang air saat musim hujan.
“Kerja bakti ini bertujuan memastikan saluran air tidak tersumbat, sehingga mampu meminimalisir potensi banjir di tengah intensitas hujan yang masih tinggi pada Februari ini,” jelas Iin.
Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, dipilih sebagai lokasi apel utama karena daerah tersebut memiliki riwayat genangan saat musim hujan. Pascabanjir yang terjadi beberapa waktu lalu, volume sampah yang terbawa arus sungai dilaporkan mengalami peningkatan signifikan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kerja bakti ini, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat diharapkan semakin menguat.






