Berita

Prabowo Subianto Tinjau Fasilitas Modern Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru, Amati Proses Belajar

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026). Kunjungan ini meliputi peninjauan fasilitas ruang kelas hingga ruang makan sekolah.

Setibanya di lokasi pada pukul 11.24 WITA, Prabowo langsung mengamati proses belajar mengajar di ruang kelas. Ia menyaksikan seorang guru menggunakan papan digital dan siswa yang belajar menggunakan laptop, semuanya mengenakan seragam sekolah rakyat lengkap dengan topi baret. Prabowo sempat berdialog dengan guru dan menyapa para siswa, “Belajar yang baik semua ya,” pesannya.

Selanjutnya, Presiden meninjau ruang kelas praktik yang dilengkapi komputer di setiap meja siswa, serta ruang perpustakaan. Di perpustakaan, Prabowo meninjau koleksi buku dan menanyakan minat baca siswa kepada kepala sekolah. “Anak-anak sudah mulai senang baca?” tanya Prabowo. “Alhamdulillah sudah,” jawab Kepala Sekolah Rakyat Terpadu 9 Banjarbaru.

Prabowo juga menyempatkan diri duduk di arena panggung bersama siswa dan orang tua untuk menyaksikan pertunjukan musik tradisional yang merupakan bagian dari rangkaian penyambutan. Kunjungan berlanjut ke ruang makan, di mana siswa telah siap menyantap makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan dalam kotak makan. Prabowo berkeliling mengamati siswa saat mereka memulai santapan.

Advertisement

Dalam kunjungan ini, Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi, termasuk Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wamensos Agus Jabo, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, Seskab Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Presiden Prabowo dijadwalkan akan meresmikan 166 sekolah rakyat yang tersebar di 34 provinsi secara hybrid. Rincian sebaran sekolah tersebut meliputi 35 titik di Sumatera, 70 titik di Jawa, 7 titik di Bali dan Nusa Tenggara, 13 titik di Kalimantan, 28 titik di Sulawesi, 7 titik di Maluku, dan 6 titik di Papua. Hingga kini, sebanyak 15.945 siswa telah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat selama satu semester pada Semester Gasal Tahun Ajaran 2025/2026. Target ke depan adalah menambah jumlah Sekolah Rakyat hingga mencapai 500 sekolah dengan kapasitas masing-masing hingga 1.000 siswa.

Advertisement