Berita

Presiden Prabowo Luncurkan Sekolah Rakyat, Target 500 Unit Hingga 2029

Advertisement

Banjarbaru, Kalimantan Selatan – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program Sekolah Rakyat pada Senin (12/1/2026). Peluncuran ini menandai beroperasinya 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 35 titik di seluruh Indonesia. Pendirian sekolah ini merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat akses pendidikan bagi siswa dari keluarga miskin.

Distribusi Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat yang baru beroperasi ini tersebar di berbagai wilayah. Rinciannya adalah 70 titik di Jawa, tujuh titik di Bali dan Nusa Tenggara, 13 titik di Kalimantan, 28 titik di Sulawesi, tujuh titik di Maluku, dan enam titik di Papua.

Sistem Seleksi ‘Jemput Bola’

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran secara umum. Sistem penerimaan siswa dilakukan dengan pendekatan ‘jemput bola’, di mana tim pendamping akan mendatangi langsung rumah keluarga yang menjadi target.

“Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran, tapi kita membuka seleksi dengan mendatangi rumah-rumah keluarga yang menjadi target,” ujar Gus Ipul, mengutip dari detikNews, Senin (12/1/2026).

Konsep Berbeda Sekolah Rakyat

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Muhammad Nuh, mengungkapkan bahwa konsep Sekolah Rakyat berbeda dari sekolah pada umumnya. Fokusnya bukan hanya pada siswa yang sudah terbukti pintar, melainkan juga pada mereka yang berasal dari keluarga miskin dengan potensi yang belum tergali.

“Jadi ide dasarnya itu berbeda. Anak-anak yang pintar kemudian sukses, itu banyak contohnya. Tapi (Sekolah Rakyat) ini nggak. Ini miskin tapi nggak jelas pintarnya. Nakalnya pun juga nggak jelas. Syaratnya hanya miskin saja,” ungkap M. Nuh kepada detikSore.

Tujuan Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendidikan

Pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi sarana pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Gus Ipul menambahkan bahwa program ini bertujuan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat dipersiapkan secara maksimal untuk berkontribusi dalam menyongsong Generasi Emas 2045.

Presiden Prabowo menargetkan pendirian 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029. “Sasaran kita adalah 500 sekolah rakyat sampai tahun 2029 insyaallah akan tercapai dan saya minta maaf kami masih belum bisa menghasilkan lebih banyak dari sekarang ini pun usahanya sudah luar biasa,” ujar Prabowo.

Advertisement

Analisis dan Diskusi Pendidikan

Sejauh mana Sekolah Rakyat mampu memperkuat sistem pendidikan nasional akan dibahas lebih mendalam dalam Editorial Review bersama Wakil Redaktur Pelaksana detikEdu.

Insiden Keracunan Makanan di Grobogan

Di sisi lain, ratusan orang di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, diduga mengalami keracunan makanan dari program makan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan pada Jumat (9/1/2026). Per Selasa (13/1/2026), jumlah korban keracunan bertambah menjadi 803 orang. Dari jumlah tersebut, 115 orang dirawat inap, 54 masih dalam perawatan, dan 61 orang telah sembuh.

Gejala seperti mual, muntah, dan diare mulai dikeluhkan siswa pada malam hari setelah menerima MBG. Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan telah mengambil sampel MBG untuk diuji guna mengetahui penyebab pasti keracunan. Hasil pemeriksaan sampel dan analisis penyebab keracunan akan dilaporkan dalam Berita Nusantara oleh jurnalis detikJateng.

Winda Utami, Juru Bahasa Isyarat di Hari Tuli Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Tuli Nasional, detikSore akan menghadirkan Winda Utami, seorang juru bahasa isyarat (JBI) yang dikenal publik atas kiprahnya dalam memfasilitasi akses informasi dan hiburan bagi komunitas Tuli. Winda Utami sempat viral saat menginterpretasikan lagu ‘Ojo Dibandingke’ oleh Farel Prayoga dan kembali menarik perhatian saat menjadi JBI di acara HUT ke-78 RI mendampingi penampilan Putri Ariani di Istana Kepresidenan.

Profesi JBI memegang peranan krusial dalam menjembatani komunikasi antara penyandang disabilitas Tuli dengan masyarakat luas. Selain menguasai bahasa isyarat, JBI dituntut memiliki kepekaan sosial, pemahaman konteks, serta etika profesional untuk memastikan pesan tersampaikan secara akurat dan inklusif. Pembahasan mengenai seluk-beluk profesi JBI akan tersaji dalam segmen Sunsetalk.

Ulasan Berita Harian detikcom

Analisis mendalam berita-berita hangat detikcom disiarkan secara langsung (live streaming) setiap Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Acara ini juga akan menyajikan analisis pergerakan pasar saham jelang penutupan IHSG. Pemirsa dapat menyampaikan komentar melalui kolom live chat yang tersedia.

Advertisement