Arsenal harus menelan pil pahit dalam upaya mereka memecahkan rekor pertahanan terbaik Chelsea di era Premier League. Kekalahan 2-3 dari Manchester United pada Selasa (27/1/2026) tidak hanya menggoyahkan posisi puncak klasemen Liga Inggris, tetapi juga menggagalkan ambisi The Gunners mematahkan rekor kebobolan paling sedikit yang pernah dicapai Chelsea pada musim 2004/2005.
Rekor Chelsea Bertahan
Pada musim 2004/2005, di bawah asuhan Jose Mourinho, Chelsea berhasil menorehkan sejarah dengan hanya kebobolan 15 gol sepanjang musim, sekaligus keluar sebagai juara. Rekor ini, yang dianggap sebagai salah satu yang terbaik di era Premier League, kini dipastikan aman setidaknya hingga musim depan.
John Terry, kapten legendaris Chelsea yang menjadi bagian dari tim saat rekor tersebut tercipta, mengungkapkan kebahagiaannya melalui media sosial pribadinya. “Rekor kami aman untuk sampai musim depan. Jadi, Petr Cech, Paulo Ferreira, Ricky Carvalho, William Gallas, saatnya merayakan dengan sebotol atau segelas anggur merah,” tulis Terry, seperti dilansir dari BBC.
Terry menambahkan, ia sempat merasa khawatir melihat performa apik Arsenal di awal musim. Namun, dengan kekalahan tersebut dan fakta bahwa ini baru bulan Januari, rekor kebobolan 15 gol itu akhirnya tetap terjaga. “Bisakah rekor kebobolan 15 gol dalam satu musim ini dipecahkan? Saya rasa tidak,” ujarnya.
Arsenal Terancam Pesaing
Kekalahan dari Manchester United membuat Arsenal kini mengoleksi 17 gol kebobolan di musim ini. Posisi mereka di puncak klasemen Liga Inggris pun semakin terancam. The Gunners kini hanya unggul empat poin dari dua pesaing terdekat mereka, Manchester City dan Aston Villa.
Performa pertahanan Chelsea di era awal Jose Mourinho memang fenomenal. Meskipun baru melakukan belanja besar-besaran, lini belakang The Blues terbukti sangat sulit ditembus, menciptakan standar baru dalam sejarah kompetisi.
Sumber: 90Menit.ID






