Berita

Skywalk Kebayoran Kini Bersih dari Kotoran Kucing Berkat Petugas Kebersihan yang Disiagakan

Advertisement

JAKARTA – Skywalk Kebayoran Lama di Jakarta Selatan yang sebelumnya dikeluhkan karena dipenuhi kotoran dan sisa makanan kucing liar, kini telah kembali bersih. Pembersihan dilakukan oleh petugas kebersihan yang disiagakan di lokasi tersebut.

Pantauan pada Jumat (6/2/2026) pukul 09.30 WIB, kondisi lantai Skywalk sepanjang 450 meter itu tampak bersih. Tidak ada lagi kotoran maupun makanan kucing yang berserakan, sehingga memudahkan penumpang KRL yang keluar dari Stasiun Kebayoran untuk berjalan kaki tanpa khawatir menginjak hal yang tidak diinginkan.

Terlihat sejumlah petugas kebersihan sedang melakukan penyisiran menggunakan sapu dan pengki untuk memastikan kebersihan area tersebut. Foto dokumentasi menunjukkan petugas membersihkan sisa kotoran yang mungkin masih tertinggal di lantai Skywalk.

Persoalan kotoran kucing di Skywalk Kebayoran Lama memang bukan kali ini saja menjadi sorotan. Pada Oktober 2025, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah turun tangan dengan menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pembersihan menyeluruh. Kala itu, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tidak hanya membersihkan kotoran, tetapi juga menurunkan kucing-kucing dari area skywalk dan mengepel seluruh lantainya.

Pihak Transjakarta juga sempat berupaya mengatasi masalah ini dengan menyediakan tempat khusus untuk pemberian makan bagi kucing-kucing jalanan di dua halte yang terhubung dengan Skywalk Kebayoran Lama. Namun, persoalan kembali muncul karena masih adanya oknum yang menaruh makanan kucing di lantai Skywalk.

Advertisement

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara. Ia meminta jajarannya untuk segera melakukan pembersihan dan penertiban fasilitas publik agar dapat digunakan dengan nyaman oleh masyarakat.

“Bagi tempat-tempat daerah-daerah yang memang harus dibersihkan, saya minta untuk segera dibersihkan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Pramono menegaskan bahwa fasilitas publik, termasuk skywalk, jalur pedestrian, dan trotoar, harus dijaga kebersihannya. Ia menekankan pentingnya perawatan fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar agar tidak disalahgunakan.

“Termasuk (jalur) pedestrian atau trotoar yang sudah dibangun. Saya tidak izinkan untuk digunakan sembarangan, termasuk untuk parkir dan juga untuk berdagang,” tegasnya.

Advertisement