Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Selasa (13/1/2026) pagi menyebabkan tebing pemakaman di Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, longsor. Peristiwa ini mengakibatkan material longsor menutup aliran anak Sungai Cikaret.
Longsor di Pemakaman Pasir Jaya
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat hujan deras yang mengikis tanah wakaf atau area pemakaman. “Kejadian ini diketahui karena hujan deras dan tergerus oleh aliran drainase. Kejadian ini mengakibatkan longsoran pada tanah wakaf/kuburan, serta puing longsoran menutupi aliran anak sungai Cikaret,” ujar Dimas, Selasa (13/1/2026).
Longsor dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.40 WIB. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi puing longsor masih berlangsung dan sebagian aliran sungai masih tertutup. Untuk mencegah longsor susulan, titik longsoran rencananya akan ditutup terpal. “Untuk menghindari kejadian susulan, titik longsoran akan ditutup terpal. Saat ini belum dipasang terpal, dikarenakan masih ada puing-puing di sekitar tanah wakaf kuburan. Masih proses pembersihan,” jelas Dimas.
Tebing Pondasi Bangunan Ikut Longsor
Tidak jauh dari lokasi pemakaman, hujan deras juga memicu longsor pada tebing pondasi bangunan rumah di Jalan Pancasan, Kelurahan Pasir Jaya RT 004/007, Kota Bogor. BPBD telah melakukan penanganan awal, namun diperlukan tindak lanjut untuk mencegah longsor susulan.
Dimas memaparkan bahwa longsor pondasi bangunan terjadi karena intensitas hujan yang tinggi dan kondisi pondasi yang sudah rapuh. “Kejadian tanah longsor ini diketahui karena hujan dengan intensitas tinggi dan kondisi pondasi bangunan yang sudah tidak kuat. Kejadian ini mengakibatkan longsoran pada pondasi bangunan pada rumah milik Bapak Anjas dan rentan pada bangunan sekitar milik Heri Ismail,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kondisi pondasi bangunan masih rentan longsor kembali. “Saat ini kondisi pondasi pada bangunan masih rentan longsor kembali, sehingga perlu ditindaklanjuti untuk menghindari kejadian terulang,” imbuhnya.






