Berita

Tiga Pemuda Diamankan Warga Cipayung Diduga Lakukan ‘Mapping’ Narkoba, Polisi Tak Temukan Bukti

Advertisement

Jakarta – Tiga orang pemuda diamankan oleh warga di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (18/2) malam. Mereka dicurigai melakukan aktivitas pemetaan atau mapping narkoba di wilayah tersebut. Namun, setelah pemeriksaan oleh pihak kepolisian, tidak ditemukan barang bukti terkait dugaan tersebut.

Kronologi Penangkapan Warga

Peristiwa ini menjadi viral setelah rekaman video beredar di media sosial. Dalam video tersebut, warga terlihat mengamankan tiga pemuda yang diduga tengah melakukan mapping narkoba. Kecurigaan warga muncul karena gerak-gerik para pemuda yang dianggap mencurigakan saat berada di Gang Dalang RT 013 RW 005, Munjul, Anggrek Loka, Kecamatan Cipayung.

Saat diamankan warga, ketiga pemuda tersebut mengaku berasal dari kawasan Sepakat 5, Cilangkap. Selain mengamankan terduga pelaku, warga juga menyita kendaraan yang mereka gunakan serta barang bukti yang diduga narkotika. Selanjutnya, ketiga pemuda itu diserahkan kepada pihak Polsek Cipayung untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Penjelasan Polisi

Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa ketiga pemuda itu diamankan warga terlebih dahulu karena gerak-gerik mereka dinilai mencurigakan.

“Kejadiannya Rabu (18/2), sekitar pukul 19.45 WIB, ada tiga orang yang diamankan oleh warga atas dugaan tersebut,” kata Saut, dilansir Antara, Kamis (19/2/2026).

Setelah polisi datang ke lokasi dan mengamankan ketiganya, dilakukan pemeriksaan. Namun, Saut menegaskan bahwa tidak ada barang bukti yang ditemukan.

Advertisement

“Setelah diamankan warga dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas, tidak ditemukan barang bukti,” ujar Saut.

Saut menambahkan bahwa dugaan ‘mapping‘ narkoba ini muncul berdasarkan keterangan warga yang menangkap mereka. Warga menduga aktivitas ketiganya berkaitan dengan pemetaan wilayah untuk peredaran narkotika.

“Keterangan warga seperti itu. Namun saat ini masih kami dalami,” ujar Saut.

Meskipun demikian, hingga kini polisi belum menemukan barang bukti yang menguatkan dugaan tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan motif dan tujuan ketiga pemuda berada di lokasi tersebut. Ketiga pemuda tersebut masih dalam pemeriksaan di Polsek Cipayung.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing, namun tetap menyerahkan penanganan kepada aparat penegak hukum agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.

Advertisement