Berita

Banjir Kampung Melayu: Pintu Rumah Jebol, Perabotan Warga Terendam Air 2 Meter

Advertisement

Jakarta – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Timur pada Kamis (29/1/2026) malam, ditambah dengan meluapnya Kali Ciliwung, memicu banjir parah di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu. Ketinggian air bahkan sempat mencapai 200 sentimeter, menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah warga, termasuk pintu yang jebol.

Kisah Pintu Rumah Jebol Akibat Luapan Ciliwung

Salah seorang warga, Atun (64), menceritakan detik-detik menegangkan ketika pintu rumahnya jebol diterjang banjir. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis malam, saat Atun sudah berada di lokasi pengungsian. Ia mendapatkan kabar tersebut dari tetangganya.

“(Pintu) belakang (jebol). (Rumah) Ibu kan ada depan-belakang. Saking gedenya (banjir), tuh air (sampai) di atas asbes,” ujar Atun saat ditemui di lokasi pengungsian SDN Kampung Melayu 02, Jumat (30/1/2026).

Ia menambahkan, informasi mengenai jebolnya pintu rumahnya disampaikan langsung oleh tetangga yang berada di lantai dua. “Tetangga saya rumahnya di loteng (lantai 2) dia lihat, sampaiin sama ibu. ‘Emak,’ katanya, ‘Pintunya jebol’,” tuturnya.

Atun mengaku sangat khawatir mendengar kabar tersebut. Ia cemas barang-barang berharga di rumahnya akan hanyut terbawa arus banjir, terlebih ia hanya sempat membawa barang-barang penting dan beberapa set pakaian saat evakuasi mandiri.

Advertisement

“Di rumah ada buntelan noh. Pakaian masih banyak, kasur, waduh udah nggak dibawa, udah gede airnya,” keluhnya.

Banjir Terparah, Warga Rindu Rumah

Menurut Atun, banjir yang terjadi kali ini merupakan salah satu yang terparah selama ia menetap di Kampung Melayu. Ia sangat berharap banjir segera surut agar aktivitas warga dapat kembali normal.

“Udahlah, di sini (tempat pengungsian) ibu lama-lama nggak betah. Biar gimana enakan di rumah,” imbuhnya, menunjukkan kerinduannya untuk kembali ke kediamannya.

Advertisement