Berita

Banten Dilanda Banjir Luas Akibat Hujan Ekstrem, Ribuan Warga Terdampak

Advertisement

Provinsi Banten dilanda banjir parah akibat hujan ekstrem yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (12/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten melaporkan sedikitnya 767 keluarga atau 2.370 jiwa terdampak bencana ini.

Banjir dilaporkan terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Banten, meliputi Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, serta Kota Serang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Cilegon. Selain genangan air, cuaca ekstrem juga memicu angin kencang dan pohon tumbang di beberapa daerah.

Detail Dampak Banjir di Berbagai Wilayah

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, merinci dampak banjir di berbagai lokasi.

Advertisement

  • Kota Serang: Banjir merendam Kecamatan Curug, Cipocok Jaya, Serang, Kasemen, Walantaka, dan Taktakan. Ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 105 sentimeter, menyebabkan permukiman warga tergenang dan akses jalan terganggu.
  • Kabupaten Lebak: Terjadi banjir dan tanah longsor di beberapa kecamatan seperti Malingping, Panggarangan, Rangkasbitung, dan Wanasalam. Dampaknya meliputi rumah warga terdampak, akses jalan dan jembatan terendam, serta satu rumah rusak berat akibat longsor.
  • Kabupaten Serang: Banjir melanda Kecamatan Padarincang, Cinangka, dan Gunungsari dengan ketinggian air 5–70 sentimeter. Genangan air mengganggu permukiman warga dan sejumlah akses jalan.
  • Wilayah Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang): Banjir dan cuaca ekstrem dilaporkan menyebabkan genangan di jalan raya, permukiman, perumahan, hingga fasilitas umum. Sejumlah pohon tumbang akibat angin kencang juga telah ditangani.

“Selain banjir, kejadian cuaca ekstrem seperti angin kencang dan pohon tumbang juga dilaporkan di sejumlah daerah,” ujar Lutfi Mujahidin. Ia menambahkan, “Sejumlah kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem dilaporkan, namun sebagian telah ditangani petugas.”

Hingga Senin (12/1/2026) pukul 13.00 WIB, BPBD terus melakukan pendataan dan penanganan dampak bencana di seluruh wilayah Banten.

Advertisement