JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya masih mendalami 19 laporan terkait aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh dua kawanan maling bersenjata api di wilayah Jakarta Barat. Hingga kini, baru empat laporan yang berhasil ditangani oleh pihak kepolisian.
Pengembangan Kasus Curanmor Bersenpi
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menyatakan bahwa pihaknya masih terus mengembangkan penyelidikan terhadap kedua pelaku, VV (33) dan RC (43). “Kami masih mengembangkan karena masih ada keterangan 19 laporan polisi lain yang dilakukan oleh kedua pelaku tersebut 3 bulan sebelumnya di wilayah Jakarta Barat maupun Jakarta Timur,” ujar Iman saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2026).
Iman menjelaskan bahwa aksi penembakan yang terjadi di Palmerah pada Rabu (7/1) lalu merupakan lokasi keempat kedua pelaku menjalankan aksinya. Ia merinci peran masing-masing pelaku. “Jadi terhadap ketiganya itu, pertama eksekutor utama adalah VV, inisialnya ya. VV inisial pertama adalah eksekutor pertama. Kemudian eksekutor kedua yang bersama-sama pada saat kejadian, itu adalah RC. Nah kemudian yang ketiga adalah ini yang membantu dalam proses penadahannya, itu inisialnya AA,” ungkap Iman.
Kepala Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menambahkan bahwa pada hari yang sama, kedua pelaku melakukan empat kali aksi pencurian kendaraan bermotor. “Di hari yang sama, pelaku empat kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor,” kata Abdul Rahim.
Kronologi Kejadian di Palmerah
Peristiwa pencurian motor terjadi pada Rabu (7/1) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB, di Jalan Andong II, Palmerah, Jakarta Barat. Dua pelaku beraksi dengan membobol motor warga yang terparkir di garasi rumah.
Aksi tersebut dipergoki oleh pemilik motor dan warga sekitar. Saat warga berupaya menggagalkan pencurian dengan menarik sepeda motor yang hendak dibawa kabur, salah satu pelaku sempat terjatuh ketika dikejar. Situasi menjadi mencekam ketika pelaku lain mengeluarkan pistol dan melepaskan tembakan ke arah warga.
“Pada saat ada yang bantu, warga ketembak kakinya sama senjatanya itu, seperti itu,” ungkap Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, mengenai insiden penembakan tersebut.
Penangkapan Pelaku
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Jatanras Polda Metro Jaya bersama dengan jajaran polres dan polsek setempat segera melakukan pengejaran. Pelaku VV berhasil ditangkap di sebuah homestay di kawasan Yogyakarta pada Jumat (9/1).
Sementara itu, pelaku RC ditangkap di Cimahi, Jawa Barat, pada Sabtu (10/1) dini hari. Polisi juga berhasil menangkap satu tersangka lain berinisial AN atau AA, yang diduga berperan membantu proses penadahan sepeda motor hasil curian VV dan RC.
“Para tersangka dibawa ke Subdit Umum Jatanras PMJ untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKBP Abdul Rahim, Minggu (11/1).






