AS Roma harus puas bermain imbang 2-2 melawan Napoli di Stadio Diego Armando Maradona pada Senin (16/2/2026) dini hari WIB. Namun, performa impresif Donyell Malen yang mencetak dua gol dalam laga tersebut memberikan secercah kebahagiaan bagi pelatih Gian Piero Gasperini. Gasperini bahkan berandai-andai jika Malen bisa bergabung lebih awal dengan skuad I Lupi.
Ketajaman Malen Jadi Senjata Baru Roma
Malen, yang baru bergabung dengan Roma, langsung menunjukkan ketajamannya. Dua gol yang dicetaknya ke gawang Napoli menjadikan total golnya menjadi lima dalam lima pertandingan Serie A pertamanya. Kehadiran Malen menjadi angin segar bagi Roma yang sebelumnya kesulitan menemukan ujung tombak yang konsisten.
Dua penyerang Roma sebelumnya, Artem Dovbyk dan Evan Ferguson, dinilai kurang produktif. Dovbyk hanya mampu mencetak tiga gol dalam 17 penampilan, sementara Ferguson mengoleksi lima gol dari 22 laga. Keduanya juga sempat dibekap cedera, membuat lini depan Roma semakin tumpul.
Gasperini Puji Karakteristik Malen
Pelatih Gian Piero Gasperini mengungkapkan rasa leganya menemukan penyerang yang sesuai dengan gaya bermainnya. Ia memuji Malen sebagai striker yang komplet.
“Saya selalu yakin Malen punya karakteristik ideal untuk gaya sepakbola saya, karena dia itu striker yang komplet. dia bisa melepas tendangan dengan segera, dan cepat, juga bisa melakukan kombinasi dengan rekan-rekannya,” kata Gasperini dikutip Football Italia.
Gasperini menambahkan bahwa Roma membutuhkan striker seperti Malen yang mampu mencetak gol secara rutin. Ia juga menyoroti penempatan posisi Malen yang dinilai selalu berada di area berbahaya.
“Ini adalah tim yang butuh striker seperti dirinya, yang mencetak gol secara rutin juga karena kami menempatkannya di posisi yang terus berbahaya.”
Potensi Roma Lebih Kompetitif dengan Malen Sejak Awal
Meskipun puas dengan kontribusi Malen, Gasperini merasa Roma bisa lebih kompetitif jika striker asal Belanda itu bergabung sejak awal musim.
“Dia bersama kami baru lima pertandingan, jadi rasanya kami bisa terus berkembang terutama kalai Dybala, Soule, atau El shaarawy kembali bugar sepenuhnya. Kami bisa lebih kompetitif,” imbuhnya.
Penyesalan Gasperini semakin mendalam ketika membayangkan posisi Roma di klasemen jika Malen sudah ada sejak paruh pertama musim.
“Kami punya sikap positif sepanjang musim, itulah sebabnya kami berada di posisi keempat klasemen. Saya tidak takut untuk mengatakan bahwa kalau kami punya Malen di paruh pertama musim, kami akan punya poin lebih banyak saat ini, tetapi pendekatan kami secara keseluruhan selalu sama,” tambah Gasperini.
Posisi Roma di Klasemen
Saat ini, AS Roma menempati posisi keempat klasemen sementara Liga Italia dengan mengumpulkan 47 poin dari 25 pertandingan. Mereka tertinggal tiga poin dari Napoli dan satu poin di atas Juventus.
Sumber: 90Menit.ID






