Ketua Fraksi Partai Golkar, Sarmuji, menyoroti kanker sebagai salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Ia mendesak pemerintah untuk segera meningkatkan kualitas dokter dan teknologi kesehatan demi penanganan yang lebih baik.
Peningkatan Kewaspadaan dan Kualifikasi Tenaga Kesehatan
Pernyataan ini disampaikan Sarmuji dalam acara seminar bertema ‘Bersama Melawan Kanker Menuju Masa Depan Lebih Sehat’ yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia 2026 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu (4/6/2026). Ia menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan, deteksi dini, dan pencegahan terhadap penyakit kanker.
“Harus meningkatkan kewaspadaan, deteksi dini, pencegahan dini terhadap penyakit kanker. Tenaga-tenaga kesehatan kita juga harus ditingkatkan kualifikasinya supaya penyakit kanker itu bisa diatasi di Indonesia,” ujar Sarmuji.
Mengatasi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
Sarmuji prihatin melihat masih banyaknya masyarakat Indonesia yang memilih berobat kanker ke luar negeri. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh teknologi kesehatan dan kualifikasi dokter di dalam negeri yang belum memadai.
“Kita ingin memberikan dukungan pada pemerintah untuk bisa melengkapi kualifikasi dokter dan teknologinya supaya bisa diatasi di Indonesia. Semua jenis kanker yang ada bisa berobat di Indonesia,” tuturnya.
Ia berharap Indonesia dapat menjadi negara yang mampu mengatasi berbagai jenis penyakit kanker. Sarmuji juga memberikan semangat kepada para pejuang kanker dan keluarga mereka.
“Mudah-mudahan Indonesia menjadi negara yang bisa mengatasi jenis penyakit kanker. Kepada semua pejuang kanker yang saat ini barang kali terkena penyakit kanker dan keluarganya, ayo kita berjuang,” imbuhnya.
Pencegahan Dimulai dari Diri Sendiri
Sri Suparni, istri Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadilia, menambahkan bahwa pencegahan penyakit kanker harus dimulai dari kesadaran diri sendiri dan pentingnya menjaga kesehatan.
“Menjaga kesehatan kita, keluarga kita, dan lingkungan sekitar kita. Harus kita cegah, ya harus memang kita bekerja, dan pencegahan ini sangat penting. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan membuat kita semua peduli kepada kesehatan, terutama terhindar dari Kanker,” kata Sri.






