Berita

Ibu Pratu Farkhan Minta Senior Penganiaya Anaknya hingga Tewas Dipecat dan Dihukum

Advertisement

Asahan, Sumatera Utara – Ibu dari prajurit TNI Pratu Farkhan Syauqi Marpaung (23), Masinah Wati Silalahi (54), mendesak agar oknum senior yang diduga menganiaya putranya hingga tewas segera dipecat dari kesatuannya. Pratu Farkhan merupakan prajurit TNI asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Permintaan Hukuman Berat

Masinah secara tegas meminta agar terduga pelaku, yang disebut berpangkat Kopral, tidak hanya dihukum, tetapi juga dicopot dari jabatannya dan dipecat. “Setidaknya dia (terduga pelaku) dicopot dari jabatannya dan dipecat, hukuman seberat-beratnya,” ujar Masinah saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/1/2026).

Rasa Kasihan dan Keadilan

Meskipun demikian, Masinah mengaku memiliki rasa kasihan terhadap terduga pelaku. Ia menyadari bahwa tindakan tersebut dapat mengancam karier dan kehidupan keluarga pelaku. Namun, ia tetap berpegang pada prinsip bahwa setiap perbuatan harus mendapatkan ganjaran yang setimpal. “Kalau hati saya sebenarnya saya kasihan, gara-gara tingkah lakunya. Kalau hati ini ditanya, dia (terduga pelaku) punya keluarga, hanya gara-gara mengikuti keegoisannya, maka kayak gitu kejadiannya. Dia nggak merasa ada tanggung jawab dia anak dan istrinya,” tuturnya.

Advertisement

Pesan untuk Senior TNI

Masinah juga menyampaikan pesan penting kepada para senior di lingkungan TNI. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi senior yang bertindak semena-mena terhadap juniornya, apalagi sampai melakukan penganiayaan yang berujung pada hilangnya nyawa. “Senior-senior itu, hilangkan rasa keegoisan, hilangkan rasa berbangga yang punya baju loreng itu untuk menganiaya bawahan, biasa-biasa saja, kalau salah ya, dikasih tahu,” pesannya.

Advertisement