Milan – Inter Milan berhasil mengunci status juara paruh musim Serie A 2025/2026 setelah mengalahkan Lecce dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini, ditambah hasil imbang tanpa gol antara Napoli dan Parma, menempatkan Inter di puncak klasemen dengan raihan 46 poin dari 20 pertandingan. Keunggulan enam poin atas rival sekota, AC Milan, semakin mempertegas dominasi mereka di paruh pertama musim ini.
Peluang Scudetto Meningkat
Status sebagai juara musim dingin atau Campeone de Inverno secara historis memberikan indikasi kuat terhadap peraihan Scudetto di akhir musim. Dikutip dari Associated Press, Inter Milan kini memiliki peluang sebesar 70 persen untuk mengangkat trofi Serie A musim ini. Dari 93 musim Serie A sebelumnya, 63 tim yang memimpin klasemen di paruh musim berhasil menjadi juara.
Inter sendiri memiliki pengalaman serupa dua musim lalu, di mana mereka juga meraih status juara musim dingin dan akhirnya keluar sebagai kampiun Serie A. Namun, catatan sejarah juga menunjukkan bahwa tidak selalu juara paruh musim berujung pada gelar. Inter pernah gagal meraih Scudetto setelah memuncaki klasemen di paruh pertama musim, seperti yang terjadi pada musim 2022 ketika mereka kalah bersaing dengan AC Milan.
Pelatih Tetap Waspada
Meskipun memuncaki klasemen, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, enggan jemawa. Ia menekankan bahwa persaingan gelar juara masih sangat terbuka hingga akhir musim, terutama dengan performa Juventus yang sedang menanjak.
“Titel paruh musim tidak berarti apapun. Yang terpenting adalah di akhir musim, bagaimana performa kami menuju bulan Mei, karena kami tahu kami sangat kompetitif, berupaya untuk bertahan di puncak Serie A, karena persaingan di liga akan ketat dan berlangsung sampai akhir musim,” ujar Chivu seperti dikutip Football Italia.
Pernyataan Chivu mengindikasikan bahwa Inter Milan akan tetap fokus dan berjuang keras untuk mempertahankan posisi mereka di sisa kompetisi, menyadari bahwa ancaman dari tim-tim pesaing masih sangat nyata.






