Real Madrid kembali menelan pil pahit di ajang Copa del Rey. Kali ini, Los Blancos tersingkir di babak 16 besar setelah takluk 2-3 dari tim divisi tiga, Albacete, pada Jumat, 16 Januari 2026. Kekalahan ini menambah daftar panjang Madrid yang dipermalukan tim kasta lebih rendah di kompetisi tersebut sejak memasuki abad ke-21.
Sejarah Copa del Rey Madrid
Sepanjang sejarahnya, Real Madrid telah mengoleksi 20 gelar Copa del Rey, menempatkan mereka di posisi ketiga setelah Athletic Bilbao (24 gelar) dan Barcelona (32 gelar). Namun, dominasi Madrid di kompetisi ini semakin memudar dalam dua dekade terakhir. Sejak tahun 2000, hanya tiga trofi yang berhasil mereka raih, yaitu pada musim 2011, 2014, dan 2023. Di 22 musim lainnya, Madrid harus puas menjadi runner-up sebanyak empat kali (2002, 2004, 2013, 2025) atau tersingkir lebih dini.
Momen Memalukan Melawan Tim Divisi Bawah
Sejak tahun 2000, Real Madrid tercatat telah tujuh kali tersingkir oleh tim-tim yang bermain di divisi yang lebih rendah:
- Musim 2000-01: Madrid kalah 1-2 dari Toledo, tim divisi tiga, di babak 64 besar.
- Musim 2004-05: Real Valladolid, yang saat itu berkompetisi di divisi dua, menyingkirkan Madrid di babak 16 besar melalui keunggulan gol tandang setelah agregat imbang 1-1.
- Musim 2008-09: Tim divisi tiga, Real Union, membuat Madrid tersingkir dengan agregat 6-6. Madrid kalah gol tandang setelah takluk 2-3 di kandang lawan pada leg pertama dan hanya mampu menang 4-3 di Santiago Bernabeu pada leg kedua.
- Musim 2009-10: Madrid kembali didepak tim divisi tiga, Alcorcon, di babak 32 besar. Mereka kalah telak 0-4 di leg pertama, meskipun hanya mampu menang 1-0 di leg kedua.
- Musim 2015-16: Kejadian unik terjadi saat Madrid didiskualifikasi karena menurunkan pemain ilegal, Denis Cheryshev, saat melawan Cadiz (divisi tiga) di babak 32 besar. Meskipun Madrid menang 3-1 di leg pertama, mereka harus keluar dari kompetisi. Cheryshev seharusnya menjalani larangan satu laga akibat akumulasi kartu kuning dari musim sebelumnya bersama Villarreal, namun Madrid lalai dalam menginformasikan hal ini.
- Musim 2020-21: Alcoyano, tim divisi tiga lainnya, berhasil menyingkirkan Madrid di babak 32 besar dengan skor 2-1.
- Musim 2025-26: Kekalahan terbaru terjadi saat Madrid takluk 2-3 dari Albacete, yang juga berasal dari divisi tiga, di babak 16 besar.
Tabel Kekalahan Madrid di Copa del Rey (Sejak 2000)
| Musim | Lawan (Divisi) | Fase | Skor Agregat |
|---|---|---|---|
| 2000-01 | Toledo (3) | 64 besar | 1-2 |
| 2004-05 | Real Valladolid (2) | 16 besar | 1-1* |
| 2008-09 | Real Union (3) | 32 besar | 6-6* |
| 2009-10 | Alcorcon (3) | 32 besar | 1-4 |
| 2015-16 | Cadiz (3) | 32 besar | Diskualifikasi |
| 2020-21 | Alcoyano (3) | 32 besar | 1-2 |
| 2025-26 | Albacete (3) | 16 besar | 2-3 |
Keterangan: Angka dalam kurung di kolom ‘Lawan’ menandakan divisi mereka berasal. Simbol (*) di kolom ‘Skor’ menandakan Madrid kalah aturan gol tandang.






