Berita

Jatanras Polda Metro Ungkap 5 Kasus Pembunuhan Sadis dalam Sebulan Terakhir

Advertisement

Jakarta – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap lima kasus pembunuhan yang terjadi dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Dalam upaya penindakan ini, sejumlah tersangka telah berhasil diringkus oleh tim Jatanras.

Rincian Kasus Pembunuhan

Kasubdit Jatanras Ditreskrimu Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim (Rohim) menjelaskan bahwa selama satu bulan terakhir, pihaknya telah berhasil mengungkap lima kejadian pembunuhan. “Selama satu bulan ini ada lima kejadian pembunuhan yang sudah berhasil diungkap oleh Jatanras Polda Metro,” kata AKBP Abdul Rahim dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026).

1. Penemuan Mayat Pria di TPU Kasud Jatanras

Kasus pertama yang berhasil diungkap adalah penemuan jasad seorang pria di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu (11/1). Korban yang berinisial MD ditemukan tewas dengan luka jeratan di lehernya. Tim Jatanras bergerak cepat dan berhasil menangkap dua pelaku, JP dan G, dalam waktu 24 jam setelah penemuan jenazah.

2. Tawuran Maut di Depan BCC

Selanjutnya, Jatanras Polda Metro mengungkap kasus tawuran yang merenggut nyawa seorang pemuda berinisial TRB (21) pada Minggu (18/1). Korban ditemukan tak bernyawa di depan Gedung Bekasi Creative Center (BCC), Jalan Sersan Aswan, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa ini bermula dari janjian tawuran antara kelompok ‘Delima’ dan kelompok korban ‘Dewi Sartika’ pada Minggu, 18 Januari pukul 02.00 WIB. Korban TR mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian pinggang, paha, dan dahi. Dua pelaku, TF dan AD, telah ditangkap, sementara dua pelaku lain berinisial NN dan FJ masih dalam pengejaran sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). “Saat ini masih ada dua pelaku DPO inisial NN dan FJ,” imbuh Rohim.

Advertisement

3. Pembacokan di Tanjung Priok

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap Ade Supradi (36) di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (2/2) dini hari, menyebabkan korban tewas akibat luka bacok parah di leher, kepala, dan pinggang. Tim gabungan yang dipimpin AKBP Abdul Rahim berhasil mengidentifikasi pelaku melalui analisis rekaman CCTV dan pelacakan IT kepolisian dalam waktu kurang dari 24 jam. Pada Selasa (3/2/2026) pagi, dua tersangka berinisial SH (alias Irul) dan SH (alias Dito) diringkus di kawasan Jalan Bahari, Tanjung Priok. Tersangka Irul mengakui perannya sebagai eksekutor utama, sementara Dito berperan menyediakan senjata tajam jenis celurit. Kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis mengenai pembunuhan dan penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian, sebagaimana diatur dalam Pasal 458 dan Pasal 468 KUHP.

4. Tawuran Maut Pelajar di Duren Sawit

Pada Jumat, 23 Januari 2026, Subdit Jatanras Polda Metro Jaya mengungkap kasus tawuran yang menewaskan seorang pelajar berinisial EF (12) di Jalan Wijaya Kusuma, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Tawuran antar dua kelompok pelajar SMP ini terjadi pada Rabu (21/1) malam. “Pada saat Tawuran, korban EF bermaksud mundur dan melarikan diri. Saat itu korban berada di barisan paling belakang dan pelaku inisial AR melakukan pembacokan terhadap Korban sehingga mengenai punggung bagian belakang Korban. Sehingga Korban mengalami luka berat dan meninggal dunia ketika dibawa ke RS,” jelas Rohim. Seorang pelajar berinisial AR, yang berstatus sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH), telah ditangkap dan berperan sebagai eksekutor dalam kasus ini.

5. Pembunuhan Pegawai PPPK di Pondok Gede

Kasus terbaru yang diungkap adalah pembunuhan terhadap pria berinisial HW (31), seorang pegawai PPPK. Korban ditemukan tewas di dalam kosannya di Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Kamis (5/2). “Benar, pelaku sudah kami tangkap,” kata AKBP Abdul Rahim dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026). Dua pelaku berinisial AR dan AA berhasil ditangkap di sebuah warung di Jalan Argabinta Kampung pasir Nungkuh, Desa Bojong kaso, Kecamatan Argabinta, Kabupaten Cianjur, pada Jumat (6/2) pukul 05.40 WIB. “Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku,” imbuhnya.

Advertisement