Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan menertibkan fenomena ‘manusia gerobak’ yang kerap marak menjelang dan selama bulan Ramadan. Langkah ini diambil demi menjaga keamanan dan kenyamanan kota.
Penertiban demi Ketertiban Umum
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk menciptakan Jakarta yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi seluruh warganya. “Jakarta sekali lagi tentunya kami menginginkan bahwa Jakarta aman, nyaman, masyarakatnya bahagia,” ujar Pramono di Kawasan Serdang, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan bahwa jika fenomena manusia gerobak muncul di wilayah Jakarta, maka akan segera ditertibkan. “Kemudian juga kalau memang ada pendatang yang seperti itu, ya pasti kami tertibkan untuk kebersihan bersama Jakarta,” jelasnya.
Penertiban ini merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menjaga ketertiban umum serta kebersihan lingkungan ibu kota.
Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Selain fokus pada penertiban, Pramono Anung juga memastikan ketersediaan pasokan pangan di Jakarta tetap aman menjelang bulan Ramadan, meskipun cuaca buruk melanda sejumlah daerah.
“Untuk urusan pangan, saya selalu berkomunikasi dengan kepala daerah penghasil pangan di seluruh Indonesia yang mensuplai ke Jakarta. Mudah-mudahan menyambut puasa dan Lebaran, persoalan pangan di Jakarta tidak menjadi masalah,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (3/2).
Ia merinci bahwa stok kebutuhan pokok, termasuk daging dan beras, dalam kondisi mencukupi. Distribusi pangan ke Jakarta juga dipastikan tidak terganggu meski beberapa wilayah mengalami cuaca ekstrem.






