Berita

Kodam Diponegoro Tegaskan Tak Ada Pengawasan Intelijen Terhadap Anies Baswedan

Advertisement

Semarang – Kodam IV Diponegoro membantah keras adanya dugaan pengawasan oleh anggota intel Kodim Karanganyar terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Pihak Kodam menegaskan bahwa kehadiran ketiga anggotanya di lokasi tersebut murni untuk makan siang, bukan dalam rangka menjalankan tugas intelijen mengawasi Anies.

Bantahan Resmi Kodam Diponegoro

Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Andy Soelistyo, menyatakan dengan tegas bahwa tidak ada kepentingan dari ketiga anggota intel tersebut untuk mengawasi kegiatan Anies Baswedan. “Poin penting yang kami sampaikan di sini bahwa tidak ada kepentingan dari ketiga anggota tersebut untuk mengawasi kegiatan Bapak Anies,” ujar Kolonel Andy Soelistyo saat dimintai konfirmasi, Rabu (4/2/2026).

Ia menambahkan bahwa saat ini Anies Baswedan berstatus sebagai masyarakat biasa. “Dan kami sampaikan bahwasanya saat ini Bapak Anies juga merupakan masyarakat biasa,” lanjut Andy.

Kronologi Kejadian Versi Kodam

Video yang memperlihatkan tiga anggota intel kepergok oleh Anies Baswedan saat sedang makan di salah satu warung makan di Kabupaten Karanganyar sempat viral di media sosial. Kolonel Andy Soelistyo menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 31 Januari 2026, di warung soto Mbok Giyem.

“Saat dikonfirmasi, anggota menyampaikan bahwa keberadaan mereka di warung soto Mbok Giyem adalah murni sekadar untuk makan siang,” kata Andy melalui pesan singkat kepada detikJateng.

Advertisement

Menjawab pertanyaan mengenai siapa yang datang lebih dulu, Andy mengonfirmasi bahwa anggota intel Kodim Karanganyar yang lebih dulu tiba di warung tersebut. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada arahan khusus untuk mengawasi Anies. “Betul-betul spontan, pengakuan dari anggota,” tegasnya.

Kolonel Andy mengklaim bahwa ketiga anggota tersebut sebelumnya telah menghadiri rapat pemantauan wilayah dan berniat makan siang di warung soto Mbok Giyem. Mereka tidak mengetahui bahwa Anies Baswedan juga akan makan di tempat yang sama. “Mereka tidak mengetahui bahwa Bapak Anies juga akan makan siang di tempat yang sama. Secara kebetulan, hadir Bapak Anies di warung Mbok Giyem dan ketiga anggota tersebut diajak berfoto bersama Bapak Anies,” jelasnya.

Kejadian ini menimbulkan berbagai spekulasi di publik, namun Kodam Diponegoro berupaya meluruskan informasi dengan memberikan klarifikasi resmi.

Advertisement