Berita

Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Cibinong Terekam CCTV, Polisi Lakukan Penyelidikan

Advertisement

Sebuah rekaman CCTV yang menampilkan aksi komplotan pencuri di sebuah minimarket di Cibinong, Kabupaten Bogor, menjadi viral di media sosial. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan menangkap para pelaku.

Polisi Benarkan Kejadian dan Lakukan Penyelidikan

Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yuni Pangestu, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Betul, kita sudah cek TKP dan sudah amankan rekaman CCTV. Kita masih penyelidikan,” ujar AKP Yuni Pangestu saat dimintai konfirmasi pada Kamis (19/2/2026).

Modus Operandi Pelaku Terekam Jelas

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat jelas modus operandi para pelaku yang diduga berjumlah tiga orang, terdiri dari pria dan wanita. Salah satu pelaku wanita tampak sibuk memilih barang belanjaan yang kemudian dimasukkan ke dalam keranjang yang diletakkan di lantai. Sementara itu, pelaku pria terlihat memasukkan barang-barang dari keranjang tersebut ke dalam tas belanjaan yang telah disiapkan hingga penuh.

Selanjutnya, tas yang berisi barang curian itu dibawa oleh pelaku wanita yang kemudian dengan santai keluar dari minimarket.

Advertisement

Kronologi dan Kerugian

Menurut keterangan AKP Yunli, aksi pencurian ini terjadi pada Selasa (17/2) sekitar pukul 19.00 WIB. “Pencurian tersebut terekam CCTV yang ada di lokasi, sehingga diketahui bahwa pencurian tersebut terjadi pada hari Selasa (17/2) sekira pukul 19.00 WIB. Dalam rekaman CCTV tersebut terekam bahwa ada tiga orang yang telah melakukan pencurian tersebut,” jelasnya.

Pencurian ini baru terungkap ketika kepala toko melakukan pengecekan stok barang dan mendapati adanya dugaan kehilangan. Kecurigaan tersebut terbukti setelah kepala toko dan karyawan lainnya meninjau rekaman CCTV di dalam toko. Akibat kejadian ini, pihak minimarket diperkirakan mengalami kerugian senilai Rp 4,2 juta.

“Dalam rekaman tersebut terdapat dua orang perempuan dan satu orang laki laki yang telah melakukan pencurian terhadap barang barang tersebut,” kata Yunli. Ia menambahkan, “Untuk jenis barang yang dicuri kita belum dapat informasi, sampai sekarang korban belum membuat laporan.”

Advertisement