Berita

Pemkot Serang Alokasikan Rp 48,5 Miliar untuk Revitalisasi Alun-alun Menjadi Ikon Baru

Advertisement

Pemerintah Kota Serang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 48,5 miliar untuk merevitalisasi alun-alun kota. Proyek ambisius ini dijadwalkan mulai dibangun pada tahun ini dan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Anggaran revitalisasi ini sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang.

Wajah Baru Alun-alun Serang

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, menjelaskan bahwa revitalisasi ini bertujuan untuk menciptakan wajah baru alun-alun yang lebih ikonik. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dan kolaborasi erat dengan sejumlah perangkat daerah lain, termasuk Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

“Koordinasi ini dilakukan untuk memetakan batas kewenangan pengelolaan aset di dalam kawasan alun-alun,” ujar Iwan Sunardi, Senin (9/2/2026).

Proses Lelang dan Pengerjaan

Pemerintah Kota Serang menargetkan proses lelang fisik pekerjaan revitalisasi dapat dimulai pada Maret 2026. Target ini dapat tercapai setelah proses lelang untuk konsultan pengawasan rampung. Iwan Sunardi merinci, “Maret baru lelang. Sebetulnya menunggu proses perencanaan dilelangnya. Setelah penandatanganan kontrak harus langsung bekerja. Penyelesaiannya harus Desember 2026.”

Advertisement

Identitas Budaya Lokal dalam Desain

Dalam revitalisasi ini, monumen perjuangan yang ada saat ini akan diperbaiki dan dikemas ulang dengan menonjolkan identitas budaya lokal Kota Serang. Ornamen golok khas Serang direncanakan menjadi elemen utama dalam konsep lanskap kawasan alun-alun.

“Monumen perjuangan akan diperbaiki dan dikemas supaya menjadi ikon Kota Serang. Kalau hasil perencanaan kemarin dari LH (Lingkungan Hidup), ada kecenderungan menggunakan ornamen Golok khas Serang,” tambah Iwan.

Penataan Fasilitas Olahraga

Selain penataan estetika, revitalisasi ini juga mencakup penataan fungsi fasilitas olahraga yang ada di kawasan alun-alun. Berdasarkan masukan dari Dinas Pemuda dan Olahraga, lapangan tenis yang saat ini berada di kawasan alun-alun akan tetap dipertahankan. Sementara itu, fasilitas Gelanggang Olahraga (GOR) bulu tangkis direncanakan akan dipindahkan ke kawasan Stadion Maulana Yusuf.

Advertisement