Berita

Pergantian Pimpinan Komisi III DPR Masih Menunggu Keputusan Fraksi Golkar dan NasDem

Advertisement

Jakarta – Susunan pimpinan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dipastikan akan mengalami perubahan menyusul pengangkatan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR dan pengunduran diri Rusdi Masse. Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari fraksi terkait siapa yang akan mengisi posisi tersebut.

Pergantian Pimpinan Komisi III

Saan Mustopa menjelaskan bahwa DPR akan menunggu surat resmi dari Fraksi Partai Golkar mengenai nama pengganti Sari Yuliati. “Terkait dengan pergantian Pimpinan Komisi, DPR tentu meminta apa menunggu surat dari Fraksi Golkar nanti siapa yang dikirim namanya untuk menggantikan Ibu Sari,” ujar Saan di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Selasa (27/1/2026).

Sementara itu, untuk penggantian posisi yang ditinggalkan oleh Rusdi Masse dari Fraksi Partai NasDem, Saan juga menyebutkan bahwa prosesnya masih berjalan. Ia meyakini setiap partai sedang memproses penunjukan pengganti pimpinan komisi mereka.

“Ya NasDem juga sedang memproses nanti ya. Jadi semua apa partai saya yakin partai masing-masing sedang memproses terkait dengan pergantian Pimpinan Komisi III DPR RI,” tuturnya.

Advertisement

Proses pelantikan pengganti akan segera dilakukan setelah nama-nama yang diusulkan oleh Fraksi Golkar dan NasDem diterima oleh DPR. “Ya kita tunggu surat masuk. Jadi kalau suratnya sudah masuk, kita langsung lantik,” tambah Saan.

Latar Belakang Perubahan

Perubahan ini terjadi setelah Sari Yuliati dilantik pada hari ini sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar. Ia menggantikan Adie Kadir yang kini ditunjuk sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Sebelumnya, Sari Yuliati menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Di sisi lain, Rusdi Masse juga telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ia juga dikabarkan telah keluar dari Partai NasDem dan santer diisukan akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Advertisement