Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya secara rutin melakukan penertiban dan pembinaan terhadap pengendara yang nekat melawan arus di Jalan Adhyaksa, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Tindakan tegas ini akan dilaksanakan setiap hari untuk menekan angka pelanggaran dan mencegah potensi kecelakaan lalu lintas.
Penindakan Harian untuk Keselamatan
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberantas pelanggaran lalu lintas. “Ini kita penindakan lawan arus di Lebak Bulus setiap hari,” ujar Ojo kepada wartawan pada Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mencakup pembinaan kepada para pengendara. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan. Ojo mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas yang ada dan menggunakan jalur sesuai peruntukannya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu dan aturan lalu lintas serta menggunakan jalur sesuai peruntukannya,” kata Ojo. Ia menambahkan, “Diperlukan pula peran serta masyarakat untuk saling mengingatkan demi terwujudnya lalu lintas yang aman dan tertib.”
Rekaman Video dan Interaksi dengan Pelanggar
Momen penindakan tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram TMC Polda Metro Jaya dan dilihat oleh detikcom pada Sabtu (17/1). Video tersebut menampilkan petugas yang menghentikan sejumlah pengendara yang kedapatan melawan arah.
“Ditlantas Polda Metro Jaya, melalui jajaran Subdit Gakkum melaksanakan kegiatan penertiban dan pembinaan terhadap para pengendara yang masih melakukan pelanggaran berupa melawan arus,” demikian narasi dalam video tersebut.
Dalam rekaman, terlihat beberapa pengendara menunjukkan reaksi berbeda saat ditindak. Salah seorang pengendara motor bahkan menunjukkan kemarahan saat dihentikan, sebelum akhirnya meninggalkan lokasi sambil melontarkan kata-kata kepada petugas. “Puter balik, yang lawan arah,” ujar petugas. “Woy, kenapa ada kamera? saya nggak takut,” balas pemotor tersebut.
Ada pula pengendara motor yang bersikeras membela tindakannya dengan alasan hendak berbelok kiri dan mengambil jalur kanan dengan cara melawan arah. Meski berdalih rumahnya berada di area tersebut, petugas tetap memberikan teguran. “Rumah saya di depan sini,” kata pemotor. “Iya, emang ini jalannya? kan jalannya di situ. Ini namanya lawan arus, kalau bapak lewat situ (tidak melawan arah) nggak akan saya berhentiin,” jelas petugas. “Rumah saya tapi di situ,” timpal pemotor.
Petugas kemudian memberikan tindakan berupa teguran. “Sementara kami berikan tindakan berupa teguran. Teguran ini adalah salah satu bentuk penindakan terhadap pelanggar. Tapi lain kali jangan diulangi lagi,” ujar petugas lain.
Selain itu, video juga memperlihatkan momen polisi menindak pengendara melawan arah yang tidak mengenakan helm. Dalam kasus ini, polisi memberikan tindakan yang lebih humanis, yaitu meminta pengendara melakukan squat jump sebelum memberikan teguran dan imbauan untuk berkendara dengan tertib.
Tonton juga video terkait: Viral Pemobil Lawan Arah Tak Terima Ditegur Oleh Pelajar di Gowa Sulsel.






