Berita

PT PP Garap Proyek Gedung Kejaksaan Agung Senilai Rp 934 Miliar

Advertisement

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mengawali tahun 2026 dengan meraih proyek baru di sektor gedung pemerintahan. Perseroan telah resmi menandatangani kontrak untuk Proyek Rancang Bangun Pembangunan Gedung Kantor JAMPIDUM, JAMDATUN, JAMWAS, dan BPA Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan Kontrak di Kejaksaan Agung

Acara penandatanganan kontrak dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026, di Gedung Utama Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat penting seperti Kepala Bagian Sarana, Prasarana dan Rumah Tangga Afni Carolina, Kepala Biro Umum M. Teguh Darmawan, serta Direktur Operasi Bidang Gedung PTPP Yuyus Juarsa.

Melalui kontrak senilai Rp 934,36 miliar (termasuk PPN) dengan masa pelaksanaan 360 hari kalender, PTPP dipercaya untuk membangun fasilitas vital bagi Kejaksaan Agung. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat portofolio PTPP di segmen gedung institusional dan menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap kapabilitas perseroan dalam menangani proyek strategis.

Dukungan Transformasi Kelembagaan

Pembangunan gedung baru ini dirancang untuk mendukung transformasi kelembagaan Kejaksaan Agung. Penyediaan fasilitas kerja yang modern, terintegrasi, dan representatif diharapkan dapat meningkatkan efektivitas koordinasi antar bidang, mempercepat proses kerja, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Advertisement

Dari sisi bisnis, proyek ini menegaskan konsistensi PTPP dalam mengelola proyek pemerintah dengan perencanaan yang terukur dan prospek pendapatan yang stabil. Hal ini sejalan dengan strategi perseroan untuk menjaga keberlanjutan kinerja di tengah dinamika industri konstruksi nasional.

Komitmen Kualitas dan Akuntabilitas

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyatakan bahwa proyek ini merupakan wujud komitmen perseroan dalam menghadirkan kualitas eksekusi terbaik. “Bagi PTPP, proyek ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga memastikan hasil akhir dapat mendukung kebutuhan operasional pengguna secara optimal,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

Joko menambahkan bahwa kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi bagi PTPP untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur negara, khususnya pada proyek yang berdampak langsung pada peningkatan layanan publik. “Kami berkomitmen menjaga ketepatan waktu, kualitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pekerjaan,” tutupnya.

Advertisement