Berita

Survei Litbang Kompas: Mayoritas Publik Inginkan Pilkada Langsung, Ini Alasannya

Advertisement

Sebanyak 77,3 persen masyarakat Indonesia menginginkan pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap dipilih secara langsung oleh rakyat. Hal ini terungkap dari survei terbaru yang digelar oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang sebelumnya dikenal sebagai Litbang Kompas.

Mayoritas Dukung Pilkada Langsung

Survei yang dilaksanakan pada periode 8 hingga 11 Desember 2025 ini melibatkan 510 responden yang tersebar di 76 kota di 38 provinsi. Sampel dipilih secara acak melalui telepon dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 4,24 persen.

Dalam survei tersebut, responden diberikan pertanyaan mengenai sistem pemilihan kepala daerah yang paling cocok bagi mereka. Hasilnya menunjukkan dominasi dukungan terhadap pilkada langsung.

Pertanyaan Jawaban
Sistem pemilihan kepala daerah yang paling cocok untuk Anda? 77,3% memilih langsung
5,6% memilih dipilih oleh DPRD
15,2% memilih langsung dan DPRD
1,9% tidak tahu

Alasan di Balik Pilihan Publik

Bagi responden yang memilih pilkada langsung, alasan utama yang dikemukakan adalah terkait prinsip demokrasi dan partisipasi publik. Sebagian lainnya menilai bahwa sistem ini berkontribusi pada terpilihnya pemimpin yang berkualitas.

Advertisement

Pertanyaan Jawaban
Alasan memilih pilkada langsung? 46,2% demokrasi dan partisipasi
35,5% kualitas pemimpin

Masalah Mendesak dalam Sistem Pilkada

Meskipun mayoritas mendukung pilkada langsung, survei juga mengidentifikasi sejumlah masalah mendesak yang perlu diperbaiki dalam sistem tersebut. Pengurangan politik uang menjadi sorotan utama, diikuti dengan kebutuhan untuk memperketat aturan calon dan meningkatkan transparansi.

Pertanyaan Jawaban
Apa masalah paling mendesak yang harus diperbaiki dalam sistem pilkada? 43,3% mengurangi politik uang
17,2% memperketat aturan calon
16,1% meningkatkan transparansi
10% menurunkan biaya kampanye
7,1% meningkatkan jumlah pemilih

Penilaian Terhadap Sistem Pilkada Langsung

Secara keseluruhan, mayoritas responden menilai positif sistem pilkada langsung yang telah berjalan selama ini. Sebanyak 71,6 persen responden menyatakan bahwa sistem tersebut baik, sementara hanya 25,6 persen yang menganggapnya buruk.

Pertanyaan Jawaban
Menurut Anda baik atau burukkah sistem pilkada langsung dipilih rakyat selama ini? 71,6% memilih baik
25,6% memilih buruk
Advertisement