Jakarta – Memasuki usia 14 tahun pernikahan, Ustaz Solmed dan April Jasmine berbagi kunci keharmonisan rumah tangga mereka yang penuh dinamika. Keduanya sepakat bahwa komunikasi dan saling pengertian menjadi pondasi utama, terutama saat menghadapi konflik.
Perjalanan Rumah Tangga Penuh Lika-Liku
Ustaz Solmed menggambarkan perjalanan rumah tangga mereka layaknya berkendara di jalan yang tidak selalu mulus. “Lika-liku, naik-turun, kanan -iri, lurus, rem, itu biasa. Puncak itu macetnya kayak Pantura, tapi kenapa jadi tempat favorit? Karena di tengah stuck tadi, ada jeda buat istirahat, makan bersama, dan ngobrol,” ujar Ustaz Solmed saat ditemui di Studio Rumpi: No Secret TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026).
Bagi April Jasmine, 14 tahun menjadi istri Ustaz Solmed telah mengubah hubungan mereka menjadi lebih dari sekadar suami-istri, melainkan layaknya sahabat karib atau bestie. Terlebih, keduanya kini aktif mengelola bisnis bersama, yang memastikan komunikasi mereka tidak pernah terputus.
“Kalau udah nikah lama rasanya udah kayak bestie. Enaknya saling belajar, udah kebaca polanya. Jadi teman curhat, teman minta solusi. Pembahasannya gak ngebosenin,” ungkap April.
Tips Jitu Atasi Konflik Istri Emosi
Menghadapi konflik yang tak terhindarkan dalam rumah tangga, Ustaz Solmed memiliki kiat ampuh untuk menjaga keharmonisan, terutama saat sang istri sedang emosi. Kuncinya, menurut Ustaz Solmed, adalah tidak mengajak istri yang sedang marah untuk berdebat.
“Kalau istri lagi ngambek, jangan diajak debat. Entar kalau udah tenang, baru. Kalau dia ngambek kita debat, makin ngambek dia,” kata Solmed.
April Jasmine menyetujui tips tersebut. Ia berpendapat bahwa suami sebaiknya berperan sebagai pendengar yang baik ketika istri sedang dilanda emosi.
“Intinya suruh diem. Dengerin aja dulu,” timpal April.
Ustaz Solmed menjelaskan bahwa sikap diamnya bukan berarti tidak peduli, melainkan sebuah bentuk komunikasi untuk mencerna situasi yang sedang terjadi.
“Diam itu sinyal komunikasi. ‘Gue lagi denger nih’, ‘Gue lagi berpikir’. Jangan dianggap gak menghargai,” jelas Ustaz Solmed.
Adaptasi Sifat dan Kebiasaan
Selain strategi komunikasi saat konflik, keduanya juga terus beradaptasi dengan perbedaan sifat dan kebiasaan masing-masing. April mengaku dirinya memiliki sifat yang sangat responsif dan mudah terkejut, berbeda dengan Ustaz Solmed yang lebih menyukai ketenangan.
Salah satu kebiasaan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi April adalah kecenderungannya yang cuek saat bepergian. Hal ini terkadang membuat Ustaz Solmed khawatir.
“Ustaz tuh senang kalau aku laporan pergi ke mana-mana karena aku cuek banget, tahu-tahu udah di mana. Jadi aku belajar untuk laporan,” aku April Jasmine.






