Mantan pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, pernah mengungkapkan kekecewaannya terhadap fokus para pemainnya saat sesi latihan. Keluhan ini muncul di tengah isu keretakan di ruang ganti klub yang diduga menjadi salah satu faktor perpisahan Alonso dengan El Real.
Disiplin Ketat dan Keluhan Pemain
Alonso, yang kini melatih tim lain, dikenal menerapkan disiplin ketat kepada para pemainnya. Ia bahkan dikabarkan melarang keluarga pemain untuk datang ke tempat latihan. Selain itu, latihan fisik yang berat juga menjadi sumber keluhan di kalangan pemain.
Pilihan formasi yang diterapkan Alonso juga disebut-sebut menimbulkan ketidakpuasan. Vinicius Jr., misalnya, dilaporkan kerap menunjukkan kemarahan saat diganti di tengah pertandingan.
Momen Keluhan di Lapangan Latihan
Momen kekecewaan Alonso tertangkap kamera saat ia melatih Real Madrid pada November lalu. Dilansir dari Marca, Alonso terdengar mengeluh tentang kurangnya fokus pemainnya saat latihan.
“Saya tidak tahu kalau akan melatih tim anak-anak,” ujar Alonso di lapangan latihan, menunjukkan ketidakpuasannya terhadap intensitas dan keseriusan pemain.
Tuntutan Fisik dan Jadwal Padat
Alonso menuntut permainan fisik yang kuat dan penerapan sistem yang jelas di lapangan. Namun, ia menghadapi kendala waktu adaptasi yang minim. Real Madrid baru saja berlaga di Piala Dunia Antarklub pada musim panas sebelumnya, ditambah jadwal kompetisi yang padat membuat para pemain rentan kelelahan.
Perpisahan antara Xabi Alonso dan Real Madrid terjadi setelah kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol pada Senin, 12 Januari 2026 dini hari WIB. Namun, isu-isu internal yang telah ada sebelumnya diduga lebih kuat memengaruhi keputusan tersebut.






