Jakarta – Jasa Marga Metropolitan Tollroad mengerahkan sembilan unit pompa untuk mempercepat penanganan genangan air di Jalan Tol Sedyatmo. Dua di antaranya merupakan pompa bergerak (mobile) yang didatangkan untuk mengoptimalkan penyedotan air.
“Jasamarga Metropolitan Tollroad melalui Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melakukan upaya optimalisasi pompa di lapangan,” ujar Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti R, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
Ginanjar merinci, saat ini terdapat tujuh pompa yang beroperasi. Tiga unit ditempatkan di Off Ramp GT Pluit 3, sementara empat unit lainnya berada di Off Ramp Cengkareng Business Center (CBC). Untuk mempercepat pengurangan debit air, sejak pukul 12.00 WIB, dua pompa mobile juga telah dioperasikan di kedua lokasi tersebut. “Sehingga saat ini total ada 9 pompa yang bekerja di lapangan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, tingginya limpasan air dari kawasan sekitar ke saluran air jalan tol menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan genangan. “Kami berupaya semaksimal mungkin mempercepat penanganan genangan dengan optimalisasi 9 unit pompa, karena limpasan air dari kawasan melalui saluran air jalan tol cukup tinggi. Kami juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk pengaturan lalu lintas,” ujar Ginanjar.
Genangan di KM 33 Tol Sedyatmo
Sebelumnya diberitakan, ruas jalan tol di kawasan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tergenang banjir usai diguyur hujan deras. Hal ini menyebabkan lalu lintas dari dan mengarah ke Bandara Soetta mengalami kemacetan.
Kasat Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Sularno mengatakan genangan air terpantau di KM 33 Tol Sedyatmo, tepatnya di depan Hotel Ibis arah masuk Bandara Soetta. Ketinggian air mencapai sekitar 15 hingga 20 sentimeter. “Namun dua lajur kanan masih dapat dilintasi kendaraan,” ujar AKP Sularno, dalam keterangannya, Senin (12/1) pukul 10.40 WIB.
Sularno menambahkan, genangan air sempat mencapai 30 cm. Arus lalu lintas terhambat karena kendaraan mengurangi kecepatan saat melintasi genangan. Genangan air juga dilaporkan terdapat di jalan arteri yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta, memaksa pengendara mobil dan motor mengambil jalur kanan karena ketinggian air di sisi kiri.






