Selebriti

Adik Denada Bantah Tudingan Emilia Contessa Hanya Bayar Uang Muka Rp 20 Juta untuk Mobil Ressa

Advertisement

JAKARTA – Polemik antara Ressa Rizky Rossano dan keluarga Denada terkait pengakuan anak dan dugaan penelantaran semakin memanas. Terbaru, adik mendiang Emilia Contessa, Muhammad Abdullah Surkaty, memberikan klarifikasi terbuka mengenai pembayaran mobil yang disebut-sebut hanya uang muka Rp 20 juta.

Klarifikasi Pembayaran Mobil

Muhammad Abdullah Surkaty merasa keberatan dengan informasi yang beredar bahwa ibundanya, Emilia Contessa, hanya membayarkan uang muka sebesar Rp 20 juta untuk mobil Ressa. Melalui unggahan di akun Instagram resmi Emilia Contessa, Muhammad menegaskan bahwa total uang muka yang dibayarkan jauh lebih besar.

“Saya sangat menyayangkan beredarnya informasi yang menyebutkan bahwa almarhumah ibu saya hanya menyetorkan uang muka Rp 20 juta sebagai uang muka mobil Avanza. Namun, informasi tersebut tidak sesuai dengan dokumen kontrak antara saya dengan perusahaan pembiayaan, di mana dalam kontrak tersebut tercantum total uang muka yang telah dibayarkan adalah sebesar Rp 105 juta,” jelas Muhammad pada Jumat (6/2/2026).

Cicilan Mobil Masih Ditanggung Emilia Contessa

Tidak hanya soal uang muka, Muhammad juga mengklarifikasi perihal pembayaran cicilan mobil tersebut. Ia menyatakan bahwa hingga kini, cicilan mobil Avanza masih menjadi tanggung jawab pihak Emilia Contessa.

“Selain itu, beredar juga informasi mengenai pembayaran cicilan mobil Avanza tersebut. Dengan ini saya ingin menyampaikan bahwa pembayaran cicilan mobil Avanza sampai dengan saat ini masih kami bayarkan,” tuturnya.

Advertisement

Muhammad menegaskan bahwa klarifikasi ini murni untuk meluruskan informasi yang simpang siur dan tidak bermaksud mengganggu proses hukum yang sedang berjalan antara Ressa Rizky Rossano dan Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Cicilan Mobil Jadi Pemicu Konflik

Sebelumnya, pihak keluarga Ressa Rizky dalam sebuah tayangan YouTube menyebutkan bahwa persoalan cicilan mobil menjadi salah satu pemicu konflik yang berujung pada langkah hukum. Awalnya, mobil tersebut disebut sebagai pemberian Emilia Contessa saat Ressa masih duduk di bangku SMA. Namun, belakangan diketahui mobil tersebut masih dalam status kredit.

Penjualan mobil lama dan pembelian mobil pengganti oleh Emilia Contessa sempat menimbulkan kesalahpahaman. Pihak Ressa mengklaim hanya menerima uang muka Rp 20 juta untuk mobil pengganti, sementara cicilan mobil pengganti yang mencapai sekitar Rp 4 juta per bulan menjadi beban Ratih Puspita Dewi, yang membesarkan Ressa.

Situasi semakin rumit ketika Ratih didatangi pihak leasing untuk penagihan cicilan. Hal ini mendorong keluarga Ressa untuk menghubungi Denada meminta bantuan.

Advertisement