Cirebon, Jawa Barat – Lapas Kelas I Cirebon menggelar kegiatan bakti kesehatan yang menyasar masyarakat sekitar lapas. Inisiatif ini disambut baik oleh warga, yang berharap acara serupa dapat diselenggarakan secara berkala dengan informasi yang jelas.
Harapan Warga untuk Program Berkelanjutan
Supri Sulistiani Saiman (54), seorang warga Asrama TNI Kesambi, menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Kalau bisa rutin. Harapan saya setiap ada kegiatan kaya gini, kita sebagai warga di sekeliling lapas dikasih info,” ujarnya kepada detikcom di lokasi pada Kamis (15/1/2026).
Ini merupakan kali pertama Supri mengikuti acara bakti kesehatan yang diselenggarakan oleh lapas. Ia mengaku baru tiga tahun tinggal di Asrama TNI Kesambi dan sebelumnya tidak mengetahui adanya kegiatan serupa.
Supri merasa sangat terbantu dengan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tim tenaga kesehatan Lapas Kelas I Cirebon. Selain konsultasi, ia juga memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan darah. “Bagus, melayani masyarakat sekitar lapas. Kita sebagai warga sekitar lapas terbantu kan dengan cek kesehatan ini. Saya sih nggak ada keluhan, cuma periksa aja, cuma tadi pas dicek tensinya tinggi,” jelasnya.
Kunjungan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
Di sela-sela kegiatan bakti kesehatan, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto turut hadir dan menyapa warga. Beliau sempat menanyakan kepada petugas nakes mengenai biaya tebus obat bagi masyarakat.
“Ini obatnya (warga) beli?” tanya Menteri Agus kepada salah satu tenaga kesehatan di meja penyerahan obat. Mendapat jawaban “Tidak, Bapak,” dari nakes, Menteri Agus merespons dengan acungan jempol.
Kegiatan bakti kesehatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar lapas.






