Berita

Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK Terkait Jual Beli Jabatan Sekdes dan Kasi

Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kasus yang menjerat Bupati Pati, Sudewo. Sudewo diduga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

Dugaan Jual Beli Jabatan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya OTT tersebut. Ia menjelaskan bahwa kasus ini berkaitan dengan pengisian jabatan di tingkat eselon, termasuk posisi Kaur, Kasie, hingga Sekretaris Desa (Sekdes).

“Terkait pengisian jabatan Kaur, Kasie, ataupun Sekdes,” ungkap Budi Prasetyo kepada wartawan pada Selasa (20/1/2026).

Proses Pemeriksaan

OTT di Kabupaten Pati dilaporkan terjadi pada Senin (19/1). Bupati Pati Sudewo menjadi salah satu yang diamankan dalam operasi tersebut. Sudewo awalnya menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kudus selama kurang lebih 24 jam.

Kepala Polres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, menjelaskan bahwa pihaknya hanya meminjamkan fasilitas ruang pemeriksaan untuk tim KPK.

“Bahwa benar hari ini dari tim KPK telah berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk meminjam fasilitas ruang pemeriksaan dalam rangka pemeriksaan Bupati Pati, dan alhamdulillah sudah selesai,” ujar Heru di Polres Kudus, dilansir detikJateng, Selasa (20/1).

Heru menambahkan bahwa Sudewo tiba di Polres Kudus bersama tim KPK pada Senin (19/1) dini hari dan pemeriksaan berlangsung sekitar 24 jam, dari pukul 00.30 WIB hingga 00.00 WIB.

Advertisement

“Di Polres Kudus kurang lebih 1×24 jam, mulai dari jam 00.30 WIB sampai dengan 00.00 WIB,” jelasnya.

Setelah pemeriksaan di Polres Kudus selesai, Sudewo kemudian dibawa ke Semarang untuk proses hukum lebih lanjut.

“Tim saat ini sudah bergeser ke arah Semarang dengan dikawal unit patwal Sat Lantas Polres Kudus,” lanjut Heru.

Heru juga mengonfirmasi bahwa hanya Bupati Pati yang dibawa oleh tim penyidik KPK dari Polres Kudus.

“Hanya satu orang, yang dibawa kami tidak tahu itu dari tim penyidik KPK,” tambah Heru.

Advertisement