Jakarta – Penyerang Arsenal, Gabriel Jesus, menegaskan kesiapannya menghadapi persaingan di lini depan timnya. Ia menyatakan tidak akan cengeng jika tidak menjadi starter, melainkan akan mendukung rekan-rekannya untuk meraih kemenangan.
Dukungan untuk Rekan Setim
Jesus menjadi salah satu bintang saat Arsenal meraih kemenangan 3-1 atas Inter Milan dalam lanjutan Liga Champions di Giuseppe Meazza pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Ia berhasil menyumbang dua gol dalam pertandingan tersebut. Namun, posisinya kemudian digantikan oleh Viktor Gyokeres pada menit ke-75. Gyokeres pun turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-84, memastikan kemenangan Arsenal.
Kembalinya Jesus dan Kai Havertz dari cedera membuat Arsenal kini memiliki banyak pilihan di lini serang. Jesus, yang kini berusia 28 tahun, mengaku memahami dinamika sepak bola profesional dan tidak mempermasalahkan siapa yang diturunkan sejak awal pertandingan.
Menghargai Keputusan Pelatih
“Semua orang ingin menjadi starter. Saya adalah orang yang sangat menghormati. Saya bukan anak kecil lagi, saya berusia 28 tahun, jadi saya mengerti sepakbola,” ujar Jesus kepada Amazon Prime.
Ia menambahkan, “Saya sangat senang Vik (Gyokeres) masuk dan mencetak gol. Saya sangat senang saya mencetak gol dan Vik juga mencetak gol. Saya yakin Kai akan mencetak gol ketika dia mendapat kesempatan.”
Jadwal Padat Arsenal
Padatnya jadwal pertandingan menjadi salah satu alasan Mikel Arteta melakukan rotasi pemain. Arsenal dijadwalkan akan menjamu Manchester United di Liga Primer Inggris pada akhir pekan mendatang, sebuah pertandingan yang diprediksi akan berlangsung sengit.
Sumber: 90Menit.ID






