Jakarta – Layanan kelistrikan di tiga provinsi terdampak bencana alam di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dilaporkan telah pulih hingga 99%. Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan capaian ini menjadi indikator penting kemajuan positif dalam pemulihan sektor pelayanan publik.
Perkembangan Sektor Pelayanan Publik
Pernyataan tersebut disampaikan Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Wilayah Sumatera yang diselenggarakan di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, pada Selasa (27/1/2026). Ia merinci bahwa selain sektor kelistrikan, berbagai layanan publik lainnya juga menunjukkan kemajuan signifikan.
“Pemerintah memastikan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat telah kembali berjalan secara bertahap,” ujar Tito.
Tito Karnavian juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pemulihan. “Saya mengucapkan terima kasih banyak atas nama Satgas dan juga atas nama Dewan Pengarah karena kerja keras Bapak-Ibu sekalian, kementerian (dan) lembaga, kemudian juga pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, kota, serta semua non-pemerintah yang hadir juga di sana,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/1/2026).
Posko Pemantauan Terpadu
Untuk memastikan kelancaran proses pemulihan, Satgas telah membentuk posko pemantauan di tingkat pusat dan daerah. “Ada posko di sini yang monitor, pos komandonya di Kemendagri, dan ada satu posko lagi di Aceh. Meskipun di Sumatera Utara, di Medan, Sumatera Barat juga mereka membentuk posko tingkat provinsi,” jelas Tito.
Seluruh upaya ini dilakukan secara terpadu demi mewujudkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat terdampak, khususnya pada sektor pendidikan dan pelayanan publik.






