Berita

Oven Pengering Ompreng di Banyumas Meledak, 10 Pekerja Terluka Akibat Serpihan dan Material Atap

Advertisement

Sebuah ledakan menggemparkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, pada Kamis (5/2/2026) pagi. Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 10.40 WIB saat para pekerja tengah melakukan uji coba operasional dan bersih-bersih dapur.

Mesin Pengering Ompreng Jadi Sumber Ledakan

Kepala SPPG Krajan, Elvin Subekti, menjelaskan bahwa ledakan berasal dari mesin pengering ompreng atau oven yang sedang digunakan untuk proses pengeringan sejak pukul 09.30 WIB. “Mulai pengeringan itu dari jam 09.30 WB sudah menggunakan alat. Kejadiannya sekitar jam 10.40 WIB, tiba-tiba oven pengering ompreng meledak,” ujar Elvin, mengutip laporan detikJateng.

Elvin menegaskan bahwa sumber ledakan bukan berasal dari tabung gas. “Yang meledak itu oven pengering ompreng, bukan gas. Gasnya utuh semua,” tegasnya.

Sepuluh Pekerja Terluka, Dua Dirujuk ke Rumah Sakit

Akibat ledakan tersebut, sepuluh orang pekerja mengalami luka-luka. Beberapa di antaranya terkena serpihan kaca, sementara yang lain tertimpa material atap. “Ada beberapa korban juga terkena pecahan kaca sama ketimpa eternit,” tutur Elvin.

Advertisement

Seluruh korban segera dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Para pekerja yang berada di sekitar lokasi kejadian juga dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan, termasuk pengecekan pendengaran. “Langsung dibawa ke puskesmas dan langsung dirawat. Untuk relawan yang dekat dengan area kejadian juga kami anjurkan ke puskesmas untuk cek pendengaran,” jelasnya.

Dari total sepuluh orang yang dibawa ke puskesmas, delapan orang mengalami luka ringan akibat serpihan kaca. Enam di antaranya telah diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan. Sementara itu, dua orang lainnya mengalami luka yang lebih serius dan harus dirujuk ke rumah sakit.

“Yang dua itu, yang satu kakinya ketimpa eternit, yang satunya luka bakar,” terang Elvin merinci kondisi kedua korban yang dirujuk. Satu korban mengalami luka pada kaki akibat tertimpa material atap, sementara korban lainnya mengalami luka bakar.

Advertisement