Berita

Pemkab Bogor Alokasikan Rp 100 Miliar untuk Pembangunan Jalur Khusus Kendaraan Tambang

Advertisement

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengundang para pengusaha tambang untuk membahas berbagai persoalan yang sempat menjadi tuntutan demonstrasi. Salah satu poin utama yang dibahas adalah mengenai pembangunan jalur khusus kendaraan tambang.

Anggaran Rp 100 Miliar untuk Pembebasan Lahan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajar Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa para pengusaha tambang yang hadir dalam pertemuan berasal dari wilayah barat Kabupaten Bogor, meliputi Kecamatan Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin. Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Bogor mengumumkan akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk pembebasan lahan. “Untuk memang menyampaikan rencana jalan khusus barang dan tambang yang memang telah teralokasikan anggarannya di tahun 2024 ini ya di APBD kita untuk pembebasan tanah kurang lebih di Rp 100 miliar ya,” ujar Ajat di Cibinong, Selasa (13/1/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh 28 kepala pengusaha dan 4 perwakilan masyarakat. Selain itu, dibahas pula mengenai kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha dalam pembangunan jalur khusus tersebut. “Di dalam prosesnya karena ini sudah lama ya benar ya, di dalam prosesnya ternyata memang sudah ada surat komitmen dari para pengusaha tambang apabila jalan tambang ini akan dibangun maka mereka akan melakukan kontribusi juga,” bebernya, merujuk pada beberapa rute yang melewati area tanah milik pengusaha tambang.

Dukungan Pengusaha dan Rencana ke Gubernur Jabar

Ajat menyebutkan bahwa pengusaha yang hadir menyambut baik wacana pembangunan jalur khusus tersebut. “Nah tadi tergambarkan bahwa para pengusaha sangat mendukung ya sangat mendukung apabila harus berkontribusi. Juga ada surat pernyataannya dan kemudian ini adalah aspirasi yang cukup positif kemudian Insyaallah akan disampaikan langsung oleh Pak Bupati ke Pak Gubernur Jawa Barat insyaallah minggu depan,” sebutnya.

Advertisement

Diharapkan, kolaborasi ini akan menciptakan sinergi antarpihak yang terlibat. Dari sisi lingkungan, Pemprov Jawa Barat juga berkomitmen untuk lebih selektif dalam pembukaan tambang. “Saya kira itu tadi bahwa kita ada iktikad baik dalam bagaimana merespons kegiatan-kegiatan yang ada di area pertambangan baik dari masyarakat, pengusaha ya semuanya yang kemudian kita akan sampaikan aspirasi ini ke Pak Gubernur minggu depan Insyaallah,” ungkapnya.

Spesifikasi Jalur Khusus Tambang

Jalan yang rencananya akan dibangun akan memiliki panjang sekitar 15 kilometer, membentang dari Cigudeg hingga Rumpin. Jalur ini didesain khusus hanya untuk kendaraan operasional tambang. “Jadi nanti di jalan tambang itu hanya memang angkutan barang atau angkutan tambang ya. Jadi tidak boleh ada angkutan tambang itu kemudian masuk ke jalan-jalan provinsi ataupun jalan kabupaten yang saat ini sudah ada. Panjangnya kurang lebih 15 kilometer persegi,” pungkasnya.

Advertisement