Berita

Presiden Prabowo Beri Beasiswa ke Danton Baris Variasi Cilik yang Tampil Memukau

Advertisement

Rachmad Albi Fakhri (12), seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 28 Kota Pasuruan, mencuri perhatian Presiden Prabowo Subianto berkat penampilannya sebagai Komandan Peleton (Danton) Baris Variasi. Atraksi disiplin dan kompak tersebut ditampilkan di hadapan Presiden saat acara Peresmian 166 Sekolah Rakyat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026).

Beasiswa Langsung dari Presiden

Penampilan Albi yang memukau tidak hanya mendapat pujian, tetapi juga berujung pada pemberian beasiswa pendidikan kepolisian langsung dari Kepala Negara. Albi, putra pasangan Fahrur Rozi dan Siti Kholifah, mengaku bangga dan senang atas kesempatan langka tersebut. Ia menyampaikan cita-citanya untuk menjadi polisi, yang disambut baik oleh Presiden Prabowo.

Koordinator Pelatih, Aipda Setiyo Budi Utomo, S.H., mengungkapkan bahwa para peserta telah menjalani latihan intensif selama dua bulan. “Alhamdulillah saya tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Kesempatan yang luar biasa dan pengalaman yang berkesan juga membanggakan,” ujar Budi.

Budi juga menceritakan tantangan dalam mendidik Albi sebagai Danton. “Mendidik Albi, saya memang lebih keras daripada yang lain, karena dia Danton, harus bisa jadi contoh. Awalnya sangat sulit menerima arahan, tapi alhamdulillah dia ada motivasi. Akhirnya terbentuk Albi yang saat ini,” tuturnya.

Kebanggaan Sekolah dan Dampak Disiplin

Kepala SRMP 28 Kota Pasuruan, Yuli Prihatini, menyatakan rasa bangga dan haru atas pencapaian Albi. “Sangat membanggakan saya dan membuat haru. Selama tampil, saya tidak sadar menitikkan air mata karena mengingat perjuangan yang tidak mudah,” katanya.

Yuli berharap nilai kedisiplinan dan ketertiban yang diajarkan melalui kegiatan Baris Variasi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa. “Sikap disiplin itu tetap ditanamkan anak-anaknya di sini dan mereka menjadi teladan bagi teman-teman yang lain dalam pembelajaran maupun dalam kegiatan keasramaan,” jelasnya. Ia menambahkan, “Bahkan saat ini, kegiatan ini sudah berdampak baik dan positif, anak-anak ini semakin baik perilakunya.”

Advertisement

Kolaborasi dan Apresiasi Presiden

Atraksi Baris Variasi yang berlangsung selama 10 menit ini melibatkan 31 siswa dari berbagai sekolah di Kota Pasuruan, di bawah pembinaan Satlantas Polres Pasuruan Kota. Presiden Prabowo tampak terkesan dengan penampilan tersebut, bahkan membandingkannya dengan siswa SMA Taruna Nusantara. “Hebat sekali itu, komandannya suruh hadap saya. Saya kira tidak kalah dengan SMA Taruna Nusantara. Sikapnya itu lho. Balik kanannya itu luar biasa, saya belum pernah lihat,” ujar Prabowo.

Presiden bahkan sempat bercanda dengan Menteri Luar Negeri Sugiono mengenai kemampuan balik kanan. Setelah acara, Prabowo menyapa Albi, memberikan hormat, berjabat tangan, dan merapikan baretnya. Momen akrab tersebut juga turut dirasakan saat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berinteraksi dengan Albi.

Program Sekolah Rakyat dan Perkembangannya

Penampilan Baris Variasi merupakan bagian dari rangkaian acara yang menampilkan berbagai kompetensi dan bakat siswa Sekolah Rakyat, termasuk teater, puisi, silat, dan pidato multibahasa. Hingga kini, sebanyak 166 Sekolah Rakyat rintisan telah dibuka di seluruh Indonesia, melayani 15.945 siswa pada tahun ajaran 2025/2026.

Target ke depan adalah membuka 500 titik sekolah dengan kapasitas 1.000 siswa per sekolah. Program ini juga telah menyerap 7.107 tenaga kerja, yang terdiri dari 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan. Pembangunan Sekolah Rakyat permanen terus dilakukan di berbagai wilayah, dengan proyeksi penambahan tenaga pendidik dan kependidikan seiring bertambahnya lokasi sekolah.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menko PMK Pratikno, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafiz, serta Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Advertisement