Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT) Yandri Susanto dan Wakil Mendes PDTT Ahmad Riza Patria menyaksikan langsung perebutan peringkat ketiga Liga Desa 2026. Pertandingan antara tim dari Desa Dawungsari Kendal dan Desa Serenan Klaten ini digelar di Lapangan Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak.
Format Turnamen yang Kompleks
Mendes PDTT Yandri Susanto menjelaskan format kompetisi yang cukup panjang. “Juara kecamatan di kabupaten itu berlaga dengan juara kecamatan di kecamatan lain di satu kabupaten. Ketemulah nanti juara kabupaten, nah, juara kabupaten dibuat grup, grup ini berapa kesempatan ini antar-juara grup antar-kabupaten, empat grup dibuatlah finalnya,” kata Yandri dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).
Pertandingan Sengit di Lapangan Becek
Laga perebutan juara ketiga berlangsung dengan tensi tinggi meskipun kondisi lapangan becek akibat hujan deras. Desa Serenan berhasil unggul cepat melalui skema umpan panjang yang diselesaikan dengan tendangan mendatar ke gawang Dawungsari. Skor 1-0 untuk Serenan bertahan hingga turun minum, meskipun Desa Dawungsari terus menggempur pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, permainan tetap intens di bawah guyuran hujan. Desa Serenan sukses menambah tiga gol lagi, salah satunya melalui tendangan penalti. Meski Desa Dawungsari sempat memperkecil ketertinggalan, Desa Serenan kembali menambah gol. Pertandingan berakhir dengan skor telak 5-1 untuk kemenangan Desa Serenan.
Penyerahan Medali dan Uang Pembinaan
Usai peluit panjang dibunyikan, Yandri bersama perwakilan Bank Jawa Tengah (Bank Jateng) menyerahkan medali kepada para pemenang. Desa Serenan, sebagai Juara III, berhak menerima uang pembinaan sebesar Rp 30 juta. Sementara itu, Desa Dawungsari sebagai runner-up harus puas dengan Rp 20 juta.
Liga Desa 2026 sendiri telah bergulir sejak dua bulan lalu, dimulai dari Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang. Turnamen ini diikuti oleh seluruh warga desa di Jawa Tengah, dengan total partisipasi mencapai 7.800 desa.
Pertandingan final ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Boyolali, perwakilan Bank Jateng, serta masyarakat sekitar. Dalam kesempatan tersebut, Yandri didampingi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Taufik Madjid, serta Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemendes PDTT.






